Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Setelah dibuka di zona merah, IHSG menutup sesi 1 melalui kenaikan 0,55% atau 33,69 poin ke level 6.141,9.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sebanyak 321 saham naik, 286 turun, dan 358 stagnan.
Keempat bank ini nyaris berkontribusi 20 poin terhadap kenaikan IHSG.
Sementara itu, DCI Indonesia (DCII) masih menjadi penghambat laju IHSG.
Akan tetapi setelah 30 menit pasar buka, saham bank jumbo mendapatkan apresiasi pasar.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Mengutip Refinitiv, finansial menjadi satu-satunya sektor yang mengungkit IHSG siang ini, saat sektor lain berada di zona merah.
Hal tersebut seiring melalui emiten bank jumbo yang melesat kencang.
Dampak dari hal tersebut adalah pemerintah optimistis target tahunan dapat tercapai.
Realisasi investasi tersebut juga menyerap 1,44 juta tenaga kerja, meningkat 15% dibandingkan semester I-2025.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37% akibat DCII membebani 7,94 poin.
Adapun mengakhiri pekan perdagangan pada Jumat pagi ini, pelaku pasar global dan domestik disuguhkan dengan rilis serangkaian data makroekonomi krusial yang dipublikasikan pada hari Kamis kemarin.
Sementara itu, dari Amerika Serikat, rilis data pasar tenaga kerja dan angka konsumsi ritel memberikan konfirmasi mengenai ketahanan ekonomi terbesar di dunia tersebut.
Di luar sentimen makroekonomi, perhatian global juga mulai tertuju pada puncak perhelatan Piala Dunia 2026 pada akhir pekan ini.
Baca: Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)
Dari dalam negeri, iklim ekonomi menunjukkan performa impresif yang ditandai dengan rilis capaian investasi kuartal kedua yang mencetak rekor baru, serta peresmian eksekusi proyek gas raksasa di Maluku.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan langsung proyek gas raksasa Lapangan Abadi, Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Kamis kemarin (16/7/2026).
Proyek senilai US$ 20,95 miliar atau setara Rp390 triliun ini, yang akhirnya tereksekusi setelah tertunda selama hampir 28 tahun dan melewati enam era kepresidenan.
Dikelola oleh konsorsium Inpex, Pertamina, dan Petronas, Blok Masela diproyeksikan memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 MMSCFD gas pipa, serta 35.000 barel kondensat per hari untuk mendukung agenda hilirisasi dan ketahanan energi nasional.
Proyek strategis ini juga akan dilengkapi dengan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS) untuk menekan emisi, menjadikannya salah satu pusat industri energi terbersih dan terbesar di kawasan Indonesia Timur yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.
Terpisah, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan realisasi tersebut telah mencapai 49,5% dari target investasi 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun,
Bank Mandiri (BMRI) tercatat naik 3,25%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 3,15%, Bank Negara Indonesia (BBNI) 2,57%, dan Bank Central Asia (BBCA) 2,41%.
Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751561, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717113608-17-751561/akhir-sesi-1-ihsg-balik-arah-jaga-tren-naik-di-level-6100-an’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 17 July 2026 11:57 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).
Nilai transaksi mencapai Rp 6,93 triliun, melibatkan 10,59 miliar saham dalam 1,09 juta kali transaksi.
IHSG sepanjang sesi 1 bergerak pada rentang 6.079,32–6.153,16.
Pada awal perdagangan IHSG loyo seiring melalui saham emiten bank jumbo yang lesu.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada akhir sesi 1 hari ini, Jumat (17/6/2026).
Emiten Toto Sugiri turun 3,94% melalui volume transaksi hanya 1 lot.
Analisis mendalam tentang Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
