Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Nikkei Anjlok 6% Dipukul Saham AI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pada awal perdagangan, Nikkei bahkan sempat kehilangan lebih dari 2.200 poin dan menyentuh level terendah sejak 11 Juni.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Di Bursa Tokyo, jumlah saham yang turun mencapai 819 emiten, lebih banyak dibandingkan 694 saham yang naik.
Faktor penyebabnya adalah valuasinya dinilai sudah sangat tinggi setelah reli panjang sepanjang tahun ini.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710155059-19-749899/video-jurus-investor-amankan-likuiditas-saat-diadang-isu-perang-msci”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749899?comscore=off”,”time”:551,”title”:”Video: Jurus Investor Amankan Likuiditas Saat Diadang Isu Perang -MSCI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-investor-amankan-likuiditas-saat-pasar-diadang-isu-perang-msci-1783674650230_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Menguat Mengekor Wall Street yang Pecah Rekor yang mengakibatkan Saham seperti Advantest dan Tokyo Electron menjadi sasaran utama
Nikkei Anjlok 6% Dipukul Saham AI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751573, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717120217-17-751573/nikkei-anjlok-6-dipukul-saham-ai’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 17 July 2026 12:08 Foto: AP/Shuji Kajiyama
Jakarta, CNBC Indonesia — Mayoritas bursa saham Asia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (17/7/2026), dipimpin oleh Jepang.
Aksi jual besar-besaran pada saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor, menyeret Nikkei 225 anjlok 6,11% atau 4.081,77 poin ke level 62.753,77.
Bursa Asia lainnya juga berada di zona merah, di antaranya Taiwan yang melemah 5,72%, Shenzhen turun 3,7%, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 1,98%, dan Shanghai Composite turun 1,64%.
Tekanan di Jepang dipicu oleh gelombang risk-off yang menyapu pasar setelah Wall Street terkoreksi tajam sehari sebelumnya.
Aksi jual terutama terkonsentrasi pada saham-saham semikonduktor berkapitalisasi besar yang memiliki bobot signifikan terhadap pergerakan Nikkei.
Baca: Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an
Pemberat terbesar indeks adalah Advantest, produsen peralatan pengujian chip, yang memangkas sekitar 584 poin dari Nikkei.
Investor terus melepas saham-saham teknologi yang sebelumnya mencatat reli tinggi berkat euforia kecerdasan buatan (AI).
Meski demikian, tidak semua saham bergerak negatif.
Selanjutnya disusul Tokyo Electron yang mengurangi sekitar 508 poin, SoftBank Group sekitar 380 poin, Kioxia Holdings sekitar 196 poin, serta Ibiden sekitar 93 poin.
Tekanan pada saham-saham tersebut mempertegas pelemahan sektor semikonduktor yang sudah terlihat sejak perdagangan sehari sebelumnya.
Dampak dari hal tersebut adalah sedikit menahan penurunan indeks.
Berdasarkan sektor, 14 dari 33 kelompok industri di Bursa Tokyo berhasil menguat, dipimpin sektor pelayaran, ritel, produk lainnya, dan makanan. akibat Saham Konami Group, KDDI, Bandai Namco Holdings, dan Recruit Holdings juga menguat
Sebaliknya, saham logam nonferrous, elektronik, dan produk logam mengalami tekanan paling besar, mencerminkan kuatnya aksi jual di sektor teknologi dan material.
Sentimen pasar memburuk seiring kekhawatiran investor terhadap potensi pengetatan aturan Amerika Serikat terhadap industri semikonduktor, ditambah meningkatnya kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global.
Analis juga menilai koreksi tajam kali ini merupakan aksi ambil untung pada saham-saham semikonduktor yang telah melonjak sejak awal tahun berkat optimisme terhadap AI.
Fast Retailing, induk Uniqlo, menjadi penopang terbesar Nikkei melalui kontribusi positif sekitar 113 poin.
Analisis mendalam tentang Nikkei Anjlok 6% Dipukul Saham AI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
