Setelah Pengumuman SdanP, Saham BMRI Naik 4,17%, BBNI 3,22%, BBRI 2,87%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Setelah Pengumuman SdanP, Saham BMRI Naik 4,17%, BBNI 3,22%, BBRI 2,87% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kenaikan ini menjadikan BMRI sebagai penyumbang terbesar kenaikanย IHSG melalui kontribusi 13,88 poin.

Di posisi berikutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 2,87% ke level 2.870 dan menyumbang 11,68 poin terhadap kenaikan indeks.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 3,22% ke 3.530, memberikan tambahan 3,63 poin bagi IHSG.

Secara keseluruhan, IHSG ditutup menguat 1,92% ke level 6.037,84.

Dampak dari hal tersebut adalah menjadi kontributor terbesar kenaikan indeks.

Berdasarkan data perdagangan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memimpin penguatan dengan naik 4,17% ke 4.250. akibat Menjelang penutupan sesi, hampir seluruh saham bank berkapitalisasi besar melesat lebih dari 2%,

Langkah tersebut dinilai berpotensi meningkatkan penerimaan negara dan kinerja ekspor dalam jangka panjang.

“Kami meyakini upaya pemerintah untuk memusatkan pengelolaan serta mengurangi kebocoran di sektor sumber daya alam dan mineral pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan negara dan penerimaan ekspor, terutama apabila implementasi kebijakan semakin membaik,” tulis S&P.

S&P juga menuturkan prospek stabil juga mencerminkan harapan kami bahwa pemerintah terus memandang batas defisit tahunan sebesar 3% sebagai jangkar kebijakan yang penting.

Pengumuman dari S&P tersebut sekaligus membantah rumor pasar yang sebelumnya menyebut lembaga pemeringkat tersebut hendak menurunkan outlook untuk Indonesia.ย 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260713135159-19-750395/video-ketidakpastian-masih-tinggi-ihsg-awal-pekan-bisa-terus-hijau”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/750395?comscore=off”,”time”:515,”title”:”Video: Ketidakpastian Masih Tinggi, IHSG Awal Pekan Bisa Terus Hijau?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/13/ketidakpastian-masih-tinggi-tapi-ihsg-berhasil-menguat-di-level-5900-an-1783926208055_169.png”}]’); Next Article Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesiaย โ€” Saham-saham bank jumbo menjadi motor utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (13/7/2026).

Setelah Pengumuman S&P, Saham BMRI Naik 4,17%, BBNI 3,22%, BBRI 2,87% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750468, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260713163912-17-750468/setelah-pengumuman-sp-saham-bmri-naik-417-bbni-322-bbri-287’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 13 July 2026 16:51 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

Kondisi tersebut dipicu oleh tingginya harga energi, kenaikan suku bunga global, pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya ketidakpastian kebijakan, serta akumulasi utang.

Outlook peringkat jangka panjang tetap stabil,” tulis S&P dalam laporannya.

S&P mengakui posisi fiskal dan eksternal Indonesia mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, S&P menilai tekanan tersebut tidak bersifat permanen.

Menurut lembaga pemeringkat tersebut, perbaikan harga komoditas serta langkah pemerintah dalam mengendalikan belanja berpotensi membantu memperkuat kembali kondisi fiskal dan eksternal Indonesia.

S&P juga menyoroti berbagai upaya pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sektor sumber daya alam dan mineral.

Sementara itu, prospek (outlook) Indonesia tetap berada pada level stabil.

Baca: Ini Penyebab IHSG Ditutup Nyaris Naik 2% dan Balik Lagi ke 6.000-an

Dalam laporan yang dirilis pada 13 Juli 2026, S&P menilai pelemahan sejumlah indikator ekonomi Indonesia, baik dari sisi fiskal maupun eksternal, masih bersifat sementara dan berpotensi membaik dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami menegaskan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek.

Penguatan sektor perbankan menjadi pendorong utama reli indeks, melalui empat saham bank besar menyumbang lebih dari 33 poin terhadap kenaikan IHSG.

Sahamย tiga bank jumbo tersebut melesatย setelah lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings memutuskan mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek.

Analisis mendalam tentang Setelah Pengumuman SdanP, Saham BMRI Naik 4,17%, BBNI 3,22%, BBRI 2,87% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *