Gurita Bisnis Tan Kian, Raja Properti RI yang Jadi Saksi Kasus Febrie

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Gurita Bisnis Tan Kian, Raja Properti RI yang Jadi Saksi Kasus Febrie yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah memiliki 33 lantai. yang mengakibatkan Total, hotel itu menjadi salah satu hotel tertinggi di Jakarta

Hotel JW Marriott didirikan oleh John Willard Marriott pada 1984 lewat Marriott Corporation.

Mal itu dibangun melalui dana US$ 250 juta.

Selain Pacific Place, Ia juga pemilik dari hotel mewah JW Marriott dan Ritz Carlton yang berdiri tegak di kawasan Mega Kuningan.

Ia mempersilakan aparat untuk mencari tahu keterlibatan Tan Kian dalam kasus skandal dugaan korupsi di PT Asabri yang sudah berjalan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Ini bukan kali pertama Tan Kian menjadi sorotan.

Sebagai generasi kedua pemilik perusahaan, tulis majalah Globe Asia (2008), Tan Kian masuk ke dunia bisnis properti sejak tahun 1990-an.

JW Marriott Jakarta sendiri selesai dibangun Tan dan dibuka untuk umum pada tahun 2001.

Faktanya, JW Marriott dan Ritz Carlton di Jakarta dimiliki oleh orang yang sama.

Tan Kian mendirikan dan mengelola dua hotel itu di bawah bendera perusahaan keluarga, yakni Dua Mutiara Group.

Faktor penyebabnya adalah memiliki terowongan bawah tanah.

Selain pusat perbelanjaan dan hotel mewah, Tan juga pemilik dari gedung perkantoran Centennial Towers, Botanica Apartments dan Sahid Sudirman.

Berkat besarnya kepemilikan properti, Tan Kian sempat dinobatkan Forbes sebagai 40 orang terkaya di Indonesia pada 2008. yang mengakibatkan Konon, kedua hotel ini saling terhubung

Dilansir Kompas, Perubahan nama ini dibarengi pula oleh pergantian tongkat estafet ke generasi ketiga, yakni Nicholas Tan.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710155125-19-749902/video-bedah-peluang-cuan-reksadana-pasar-uang-hadapi-gejolak-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749902?comscore=off”,”time”:331,”title”:”Video: Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/bedah-peluang-cuan-reksadana-pasar-uang-di-tengah-gejolak-global-1783674901851_169.png”}]’); Next Article Daftar 10 Orang Terkaya RI Terbaru, Posisi Salim Melejit

Saat itu dia berada di peringkat 30 melalui harta mencapai US$ 175 juta atau Rp 1-2 triliun.

Selain aktif berbisnis, Tan Kian juga berkiprah di lembaga organisasi non-profit bernama Jakarta Property Institute yang ingin menjadikan Jakarta sebagai tempat yang lebih layak huni dan menyokong pertumbuhan industri properti.

Kini, perusahaan milik Tan Kian yang sebelumnya bernama Dua Mutiara Group juga berganti nama menjadi Century Properties Group pada awal 2017.

Sebelumnya, pemilik Century Properties Group Indonesia itu pernah diperiksa sebagai saksi terkait penyelidikan sejumlah dugaan korupsi besar, termasuk mega skandal Asabri.

Bisnis properti yang dimiliki Tan Kian meliputi Mal Pacific Place di kawasan elit Sudirman Central Business District (SCBD).

Sedangkan, Ritz Carlton baru diresmikan empat tahun setelahnya, tepat pada 1 Januari 2005.

Dampak dari hal tersebut adalah harus bersaing, tetapi di Indonesia tidak demikian. akibat Keduanya bermula dari Amerika Serikat.

Meski di luar negeri dua hotel bintang lima itu beda pemilik

Seluruhnya, ada 15 orang saksi yang sudah diperiksa.

Sementara itu, pada Jumat (11/7) saat jumpa pers di Kejagung, Febrie ikut angkat bicara mengenai sosok Tan Kian.

Sedangkan, Ritz Carlton adalah jaringan hotel yang dibangun oleh William B.

Gurita Bisnis Tan Kian, Raja Properti RI yang Jadi Saksi Kasus Febrie Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750322, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260713111801-17-750322/gurita-bisnis-tan-kian-raja-properti-ri-yang-jadi-saksi-kasus-febrie’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 13 July 2026 11:45 Foto: Infografis/ Tan Kian/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia – Nama konglomerat properti Tan Kian terseret dalam pengusutan kasus korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel yang melibatkan Mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya Jumat (11/7/2026) malam, menyebut Tan Kian telah diperiksa dan statusnya masih sebagai saksi.

Analisis mendalam tentang Gurita Bisnis Tan Kian, Raja Properti RI yang Jadi Saksi Kasus Febrie akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *