Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(Dok.detikcom)

 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

“Layaknya tuan besar konsumtif, mereka berbelanja barang mewah melalui harga tinggi.

Kabupaten diposisikan sebagai panggung, melalui bupati sebagai aktor utama yang harus menampilkan kemegahan.

“Kabupaten adalah ibarat panggung pertunjukan dengan bupati sebagai pemeran utama yang harus berakting hebat,” ungkap Nina.

Pada akhirnya, sejarah menunjukkan pola yang terus berulang.

Pegawai kolonial asal Belanda, Multatuli, dalam novelnya Max Havelaar (1860), menyoroti bagaimana kunjungan Bupati Cianjur ke Lebak justru membebani wilayah yang disinggahi.

Menurutnya, bupati datang melalui rombongan besar yang harus ditanggung oleh daerah setempat.

“Ratusan orang itu yang semuanya harus ditampung dan diberi makan, begitu juga kuda-kudanya,” tulis Multatuli.

Menurut Nina Herlina Lubis, kondisi ini tidak lepas dari cara pandang kekuasaan saat itu.

Keuntungan dari komoditas tersebut kemudian mengangkat kekayaan dan status sosial para elite daerah, termasuk bupati yang memimpin wilayah itu.

Kondisi ini turut mengangkat status sosial para elite lokal, termasuk bupati, yang menikmati limpahan kekayaan dari sistem ekonomi yang berlaku saat itu.

Sejarawan Belanda Jan Breman dalam bukunya Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa: Sistem Perdagangan dari Tanam Paksa Kopi di Jawa 1720-1870 (2014) mencatat, pada masa tanam paksa (1830-1870), Cianjur menjadi penghasil kopi terbesar di wilayah Priangan.

Jan Breman mencatat, sang bupati kerap berkeliling menggunakan kereta berlapis emas, layaknya bangsawan besar.

Pilihan Redaksi

  • Prabowo Geram, Sebut Banyak Penyusup yang Jadi Maling MBG!

    Kerja keras para petani menjadi fondasi kekayaan daerah, tetapi hasilnya lebih banyak mengalir ke kas kolonial dan dinikmati oleh elite lokal, termasuk bupati.

    Terlebih, Bupati Cianjur justru dikenal melalui gaya hidup mewah.

    Pada awal abad ke-19, daerah tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah paling makmur di Pulau Jawa berkat pesatnya produksi komoditas perkebunan, terutama kopi.

    Melimpahnya hasil kopi membuat Cianjur menjadi salah satu sentra produksi terbesar di kawasan Priangan.

     

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah Indonesia mencatat ketimpangan antara kemewahan penguasa dan kehidupan rakyat telah berlangsung sejak masa kolonial.

    Pada 1806, produksinya bahkan mencapai sekitar 1,5 juta kopi.

    Kekayaan ini kemudian mengangkat posisi elite lokal, termasuk bupati.

    Kekuasaan kerap berjalan beriringan melalui kemewahan elite, sementara rakyatnya tetap menanggung penderitaan.

    (fab/fab) Add as a preferred
    source on Google [Gambas:Video CNBC]
    var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260707132800-19-748766/video-putar-otak-pengusaha-mobil-bekas-hadapi-era-suku-bunga-tinggi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/748766?comscore=off”,”time”:517,”title”:”Video: Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/07/putar-otak-pengusaha-mobil-bekas-hadapi-era-suku-bunga-tinggi-1783406394871_169.png”}]’); Next Article Bupati Cianjur Bergelimang Harta, Rakyat Jadi Korban Tanam Paksa

    Mereka memperoleh pemasukan dari gaji, pajak, hingga praktik feodalisme yang tidak tertulis.

    Namun, kemakmuran itu tidak dirasakan oleh rakyat.

    Di saat pulangnya mereka membawa candu, tembakau, dan katun, barang-barang yang akan dijual kepada kepala bawahannya,” tulis Breman.

    Kemewahan ini bahkan berdampak langsung ke daerah lain.

    CNBC Insight Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750043, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260711091844-17-750043/bupati-terkaya-di-jawa-hidup-mewah-rakyatnya-hidup-menderita’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 11 July 2026 13:45 Foto: Pendopo kantor Bupati Cianjur.

    Di tengah penderitaan masyarakat, sejumlah elite lokal justru menikmati kekayaan berlimpah dari sistem ekonomi yang dibangun pemerintah kolonial.

    googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

    Salah satu kisah itu berasal dari Cianjur, Jawa Barat.

    Rakyat justru menanggung beban berat dari sistem tanam paksa kopi.

    Menurut sejarawan Nina Herlina Lubis dalam Kehidupan Kaum Menak Priangan, 1800-1942 (1998), para bupati merupakan kelompok paling kaya di wilayahnya.

  • Prabowo Resmikan Dua Bendungan Garapan Hutama Karya, Simak Lengkapnya!

    Analisis mendalam tentang Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

    📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

    Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *