Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Alfa Minimart berupaya mirip melalui Indomaret, yakni minimarket yang bisa dijangkau masyarakat secara dekat, di mana bangunan pertamanya di Jl.

Putera Sampoerna ikut menyuntikkan modalnya dan kemudian Alfamart beranak-pinak seperti sekarang.

Saat ini total gerai Grup Alfamart mencapai lebih dari 23.000 toko, termasuk gerai yang dikelola anak usaha seperti Alfamidi dan Lawson.

(fab/fab) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260612091620-19-742235/video-pengusaha-mall-pilih-ekspansi-ke-luar-jawa-saat-ekonom-sulit”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/742235?comscore=off”,”time”:571,”title”:”Video: Pengusaha Mall Pilih Ekspansi ke Luar Jawa Saat Ekonom Sulit”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/12/alasan-pengusaha-mall-pilih-ekspansi-ke-luar-jawa-saat-ekonomi-sedang-sulit-1781230987379_169.png”}]’); Next Article Dulu Penjaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Djoko segera dapat “durian runtuh”.

“Alfa dinyatakan go public pada 18 Januari 2000.

Bahkan, tulis Sam Setyautama, pada 1987 Djoko sudah punya 15 jaringan toko grosir dan terpilih sebagai penjual rokok Gudang Garam terbesar.

Di tengah jalan, keberhasilan Djoko menjual rokok ini menarik perhatian petinggi PT HM Sampoerna, yakni Putera Sampoerna.

“Pertemuannya melalui Putera Sampoerna, bos PT HM Sampoerna akhir 1986 mengubah nasibnya secara total.

Ketika memasarkan rokok baru inilah, Djoko mendirikan PT Alfa Retailindo pada 1989 usai mengubah gudang Sampoerna di Jl.

Jakarta, CNBC Indonesia – Kisah sukses pendiri Alfamart, Djoko Susanto, berawal dari kehidupan sederhana.

(Dokumen Alfa Group/Youtube Momentum Talk)

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Di sisi lain, perlahan berkembang menjadi toko kelontong yang menjual berbagai macam kebutuhan masyarakat.

Pilihan Redaksi

  • Dulu Penjaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko
  • Mulai Besok Pasokan Air Bersih PAM Jaya Terganggu-Ini Lokasi Terdampak

Usaha tersebut terus berkembang dan membuka cabang di berbagai kota di Indonesia. sedangkan Awalnya, tempat tersebut difungsikan sebagai distributor rokok baru Sampoerna,

Di posisi inilah, Djoko turut serta memasarkan merek baru Sampoerna bernama Sampoerna A Mild di tahun 1989.

Kelak, rokok ini menjadi salah satu yang populer di Indonesia.

Saat itu nilai kapitalisasi pasar Alfa ditaksir mencapai US$ 108,29 juta,” tulis buku Kaum Supertajir Indonesia (2008).

Sejak 1 Januari 2003, Alfa Minimart berubah menjadi Alfamart.

Jauh sebelum membangun jaringan ritel yang kini memiliki lebih dari 23.000 gerai, ia merupakan anak yang membantu ibunya mengelola warung kelontong di kawasan Petojo, Jakarta.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Pria yang memiliki nama asli Kwok Kwie Fo itu tumbuh melalui mengenal dunia perdagangan sejak usia muda.

Memasuki era 1990-an, Gudang Rabat telah memiliki 32 gerai dan menjadi salah satu pesaing Indomaret yang berada di bawah Salim Group.

Namanya kemudian berubah menjadi Alfa Minimart di bawah PT Sumber Alfaria Trijaya pada 18 Oktober 1999.

Keputusan tersebut menjadi awal perjalanan yang kemudian mengantarkannya menjadi salah satu pengusaha ritel terbesar di Indonesia.

Dari warung kecil bernama Toko Sumber Bahagia, Djoko belajar menjalankan bisnis dari nol.

Seiring waktu, usaha tersebut fokus menjual rokok dalam skala besar, melalui mitra utama Gudang Garam.

Tak disangka, penjualan rokok mendapatkan hasil positif.

Mulai dari melayani pembeli, mengatur persediaan barang, hingga menjaga toko setiap hari, seluruh pengalaman itu menjadi bekal penting dalam membangun kerajaan bisnis yang kini tersebar di berbagai daerah.

Di sana, ia menjaga warung yang menjual berbagai kebutuhan seperti kacang tanah, minyak sayur, sabun, hingga rokok.

Beringin Raya, Tangerang.

Keberadaan Alfa Minimart mendapat respons positif dari masyarakat.

80.

“Dengan modal Rp 2 miliar, gudang itu disulap menjadi Toko Gudang Rabat, melalui 40% saham dimiliki Puetera Sampoerna, dan sisanya dimiliki Kwok Kwie Fo (alias Djoko Susanto),” tulis Sam Setyautama.

Toko Gudang Rabat itu menjadi cikal bakal Alfa.

Ia diangkat menjadi direktur penjualan PT Sampoerna yang membawa PT HM Sampoerna ke peringkat kedua terbesar setelah Gudang Garam,” tulis Sam Setyautama dalam Tokoh-Tokoh Etnis Tionghoa Di Indonesia (2008).

Kepiawaiannya memasarkan rokok membuatnya juga dipercaya menjadi direktur PT Panarmas yang menjadi distributor rokok Sampoerna.

CNBC Insight Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 750033, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260711075947-17-750033/dulu-jaga-warung-di-petojo-sekarang-kaya-raya-punya-23000-toko’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 11 July 2026 11:45 Foto: Djoko Susanto.

Setelah sempat bekerja di perusahaan perakitan radio, ia memutuskan kembali membantu usaha keluarga.

Analisis mendalam tentang Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *