Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Pembiayaan Melesat, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56% per Juni 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pembiayaan Melesat, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56% per Juni 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749893, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710155014-17-749893/pembiayaan-melesat-laba-bank-mega-syariah-naik-1756-per-juni-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 10 July 2026 16:55 Foto: Dok Bank Mega Syariah
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Mega Syariah mencatatkan laba sebelum pajak tembus Rp137 miliar pada bulan Juni 2026.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Jumlah itu tumbuh lebih dari 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Banyak Orang Kaya Baru Bermunculan, Jet Pribadi Mendadak Laku Keras
Pertumbuhan pembiayaan terutama didorong oleh segmen komersial, khususnya corporate banking dan business banking, serta didukung pertumbuhan pembiayaan ritel melalui Syariah Card dan pembiayaan konsumer.
Segmen komersial naik menjadi lebih dari Rp5,96 triliun per Juni 2026.
Di dalamnya, pembiayaan corporate banking menjadi kontributor utama melalui outstanding lebih dari Rp4,5 triliun, atau meningkat hingga di atas 16% dibandingkan posisi akhir 2025.
Segmen ini mencatat kenaikan lebih dari 15% secara year to date (ytd).
Strategi ini penting agar Bank Mega Syariah dapat terus tumbuh secara sehat serta memberikan layanan keuangan syariah yang semakin relevan bagi masyarakat,” tutup Hanie.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710155059-19-749899/video-jurus-investor-amankan-likuiditas-saat-diadang-isu-perang-msci”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749899?comscore=off”,”time”:551,”title”:”Video: Jurus Investor Amankan Likuiditas Saat Diadang Isu Perang -MSCI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-investor-amankan-likuiditas-saat-pasar-diadang-isu-perang-msci-1783674650230_169.png”}]’); Next Article Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melonjak 1.688%
Sementara itu, pembiayaan business banking juga tumbuh Rp156,0 miliar atau sekitar 12% menjadi Rp1,45 triliun dibandingkan posisi akhir 2025.
Selain segmen komersial, pembiayaan ritel juga menunjukkan pertumbuhan yang positif.
Pembiayaan Syariah Card tercatat mencapai lebih dari Rp325,4 miliar, tumbuh hingga lebih dari 67% secara tahunan.
DPK retail tercatat sebesar Rp5,84 triliun per Juni 2026, meningkat lebih dari 3,6% dibandingkan bulan sebelumnya.
Perolehan itu tumbuh 17,56% pada dibandingkan Juni 2025 yang mencapai lebih dari Rp117 miliar.
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari fungsi intermediasi, di mana pada periode yang sama, total pembiayaan Bank Mega Syariah mencapai lebih dari Rp10 triliun.
Kami terus mengoptimalkan fungsi intermediasi melalui tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, kualitas portofolio, dan kontribusi yang berkelanjutan terhadap profitabilitas bank,” ujar Hanie Dewita, Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Perbaikan komposisi dana murah terutama terlihat pada segmen retail.
Adapun pembiayaan konsumer mencapai Rp601,0 miliar atau meningkat sebesar 17,73% dibandingkan Juni 2025.
“Pertumbuhan pembiayaan yang sehat menjadi salah satu fokus utama Bank Mega Syariah.
Pada segmen ini, giro tumbuh sekitar 24,03% secara tahunan, sementara tabungan meningkat 10,0% secara tahunan.
“Ke depan, kami akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi biaya dana, dan kualitas aset.
Analisis mendalam tentang Pembiayaan Melesat, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56% per Juni 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
