Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Keenam emiten tersebut yakni PT Wahana Baru Sejahtera Tbk (WBSA), PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL).

Berdasarkan kinerja harga saham sejak IPO hingga penutupan perdagangan Kamis (9/7/2026), WBSA menjadi emiten melalui kenaikan tertinggi.

Setelah IPO pada 10 April 2026 saham WBSA terus melesat dan beberapa kali menyentuh batas ARA hingga sempat mencapai kenaikan tertinggi 610,18% ke level Rp1.379 per saham pada 6 Mei 2026.

Namun kini, saham WBSA berada di level Rp625 per saham atau melonjak hanya 176,55% dibandingkan harga IPO.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Tren penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) mulai menggeliat pada kuartal II-2026 setelah sempat lesu pada awal tahun.

Saham PRDL melonjak 35% ke level Rp162 per saham pada hari pertama perdagangan, setelah menghimpun dana sebesar Rp62,75 miliar.

Pada hari ini bursa akan kedatangan Rans Enterntainmen Indonesia (RANS) yang memasang harga IPO di Rp 170. 

Ke depan, minat perusahaan untuk melantai di bursa masih terus berlanjut.

Akan tetapi pada hari kedua saham grup Djarum ini gagal mempertahankan ARA dan kembali ke level Rp 550 atau naik 24,43%. 

Baca: Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung?

BEI mencatat terdapat enam perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline pencatatan saham.

Dari sisi skala aset, pipeline tersebut terdiri atas dua perusahaan beraset kecil, satu perusahaan beraset menengah, dan tiga perusahaan beraset besar.

Hal ini kami upayakan melalui memantau perkembangan pasar dan business landscape yang terkini agar dapat kami tanggapi dengan kebijakan yang memang sesuai dengan kebutuhan para stakeholder,” sebagaimana disampaikan kepada wartawan, Kamis, (9/7/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Hingga 8 Juli 2026, tercatat enam perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,67 triliun.

Ini Kata Pakar

Berbeda melalui BACH, saham PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) sudah kembali mendekati harga IPO Rp470. Sedari hari pertama melantai EMMI bergerak dengan volatilitas tinggi dan menutup perdagangan dengan kenaikan 14,58%.

Perseroan berhasil menghimpun dana IPO sebesar Rp609,98 miliar, terbesar di antara emiten yang telah melantai tahun ini.

Sementara itu, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang resmi tercatat di BEI pada Rabu (9/7/2026) mencatat ARA pada hari pertama.

Adapun dana yang dihimpun mencapai Rp302,4 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang baru melantai pada Selasa (7/7/2026).

Hingga penutupan perdagangan Kamis, saham JELI berada di level Rp1.755 atau naik 56% dari harga IPO, setelah menghimpun dana sebesar Rp239,4 miliar.

Masih dari emiten yang melantai pada 7 Juli 2026, saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) tercatat menguat 50% pada dua hari pertama ke 1.950.

Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang?

Namun, menurutnya, BEI tidak menilai keberhasilan hanya berdasarkan besaran dana yang berhasil dihimpun.

“Sebagai penyelenggara pasar modal Indonesia, salah satu mısı utama kami adalah untuk mewujudkan pasar modal yang wajar, teratur, dan efisien.

Meski jumlah emiten baru masih terbatas, kinerja harga saham pasca pencatatan menunjukkan hasil yang beragam.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan, jika dibandingkan melalui beberapa tahun lalu, aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal, khususnya IPO, memang lebih sedikit pada tahun ini.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749654, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710080649-17-749654/rapor-kinerja-emiten-ipo-2026-siapa-naik-paling-kencang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 10 July 2026 08:30 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Pada perdagangan kemarin JECX justru anjlok hingga menyentuh ARB atau turun 15% ke level 1.660. 

ke level Rp1.660 per saham.

Sementara berdasarkan sektor, masing-masing terdiri atas satu perusahaan dari sektor basic materials, dua perusahaan consumer cyclicals, satu perusahaan consumer non-cyclicals, serta dua perusahaan dari sektor healthcare.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260624124908-19-745338/video-suni-raja-bagi-dividen-bbtn-mau-buyback-saham”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/745338?comscore=off”,”time”:347,”title”:”Video: SUNI & RAJA Bagi Dividen, BBTN Mau Buyback Saham”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/24/suni-raja-bagi-dividen-bbtn-mau-buyback-saham-1782283440265_169.png”}]’); Next Article BEI Pantau Ketat Saham Sinarmas Multiartha (SMMA), Ada Apa?

Kemarin EMMI ditutup turun 9,09% ke level Rp 500. 

Adapun PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang baru melantai pada Kamis (10/7/2026) langsung ditutup menyentuh auto reject atas (ARA).

Analisis mendalam tentang Rapor Kinerja Emiten IPO 2026, Siapa Naik Paling Kencang? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *