Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,22%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.985 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali merasakan tekanan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/7/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Rupiah Ditutup Melemah 0,22%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.985 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 748408, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260706142923-17-748408/rupiah-ditutup-melemah-022-dolar-as-kini-parkir-di-rp17985’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 06 July 2026 15:10 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Defisit ini mengakhiri tren surplus ekspor-impor selama 72 bulan beruntun sejak Mei 2020.
Ekonom Bank Central Asia (BCA) menilai tekanan terhadap ekspor masih bisa berlanjut ke depan.
Pelemahan terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS.
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,22% ke level Rp17.985/US$.
Belanja pemerintah yang tetap tinggi dinilai dapat mengimbangi dampak depresiasi rupiah terhadap permintaan impor.
“Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan feedback loop yang mengarah pada pelemahan rupiah, yang kami perkirakan akan diatasi melalui tambahan kenaikan suku bunga kebijakan BI sebesar 50 bps pada tahun ini,” tulis ekonom BCA Jennifer Calysta Farrell dan Victor George dalam BCA Economic and Industry Research edisi 2 Juli 2026.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Breaking News!
Sejumlah faktor yang menjadi penghambat antara lain arah kebijakan The Fed yang lebih hawkish, potensi perlambatan permintaan global, program wajib biodiesel B50 yang dapat memengaruhi alokasi CPO untuk ekspor, hingga ketidakpastian kebijakan terkait komoditas seperti batu bara dan nikel.
Selain itu, impor juga diperkirakan masih berpotensi meningkat.
Mata uang Garuda dibuka melemah 0,12% ke level Rp17.970/US$.
Baca: Deretan Akuisisi Jumbo di Bursa Saham RI, Mana Paling Mengguncang?
Sejak awal perdagangan, rupiah sudah berada di zona merah.
Kondisi tersebut membuat dolar AS kembali mendapatkan dukungan pada perdagangan awal pekan.
Perhatian investor kini tertuju pada risalah pertemuan The Fed yang akan dirilis pada Rabu (8/7/2026) waktu AS.
Koreksi dolar AS pada pekan lalu terjadi setelah data nonfarm payrolls AS lebih lemah dari perkiraan, serta pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang menyebut risiko inflasi telah mereda.
Namun, pasar masih memperkirakan The Fed berpeluang menaikkan suku bunga hingga akhir tahun ini.
Meski demikian, rupiah berhasil memangkas pelemahan menjelang akhir perdagangan dan ditutup tipis di bawah level tersebut.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,17% ke level 101,030.
//
Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan rupiah sepanjang perdagangan hari ini.
Greenback bergerak menguat setelah sebelumnya sempat tertekan oleh meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).
Dokumen tersebut akan dicermati untuk melihat arah kebijakan moneter AS ke depan.
Dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah masih perlu dicermati, terutama setelah neraca perdagangan Indonesia kembali defisit setelah enam tahun bertahan surplus.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$1,61 miliar pada Mei 2026.
Tekanan kemudian berlanjut hingga rupiah sempat menembus level psikologis Rp18.000/US$ pada perdagangan intraday.
Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,22%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.985 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
