Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Saat menggali tanah di halaman sekolah, ia tak sengaja menemukan gerabah berisi koin-koin kuno peninggalan VOC yang kemudian dinyatakan sebagai harta karun bersejarah bernilai miliaran rupiah.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Harta karun tersebut ditemukan oleh Nuryasin, guru sekaligus Kepala SDN Pejagan IV, Madura.
Saat itu ia hanya berniat memperbaiki kondisi halaman sekolah yang becek usai diguyur hujan.
Baca: China Mendadak Bangun Hong Kong Baru di Dekat RI Bernilai Rp2.000 T
“Saya menggali tanah di halaman, untuk menimbun bagian lainnya yang becek bekas hujan,” ungkap Nuryasin.
Penggalian tanah diceritakan lancara dan ia berhasil menutup satu per satu titik yang membuat lapangan menggenang.
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 748026, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260704120811-17-748026/modal-cangkul-guru-sd-dapat-harta-karun-miliaran-di-halaman-sekolah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 04 July 2026 14:15 Foto: Hari pertama sekolah di SD Negeri 16 Pagi, Jakarta, Senin (8/7/20234).
Uang temuan ini akan kami serahkan pada museum, atas dasar petunjuk Depdikbud,” kata Nuryasin.
Pada akhirnya, Nuryasin batal menjadi miliarder.
Koin-koin tersebut dibuat dari emas, perak, tembaga, hingga nikel.
Dari seluruh jenis mata uang itu, doit menjadi salah satu yang paling membekas.
Nama koin tersebut lambat laun berubah menjadi istilah yang akrab digunakan masyarakat Indonesia hingga sekarang, yakni “duit”.
Penggunaan koin semakin meluas setelah VOC mulai memproduksinya di Nusantara.
Otoritas terkait langsung bergegas datang.
Singkat cerita, temuan Nuryasin dibenarkan sebagai peninggalan sejarah berupa koin perak peninggalan VOC dan masa penjajahan Belanda.
Gerabah tersebut lantas dikeluarkan dan tak disangka berisi harta karun tak terduga, mata uang koin kuno peninggalan masa VOC.
“Uang yang ditemukan bertuliskan VOC dan lambang Kerajaan Belanda, melalui tahun pemakaian antara tahun 1746 s/d 1760, berdiameter 2,1 cm.
Sebab, ia menemukan harta karun bersejarah yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi.
Mata uang tersebut kemudian digunakan masyarakat dalam berbagai aktivitas perdagangan hingga VOC dibubarkan pada 1799.
Setelah VOC runtuh, pemerintah Hindia Belanda memperkenalkan mata uang baru.
Hanya tinggal beberapa titik saja yang belum diselesaikan.
Saat akan menggali tanah kering lebih dalam lagi sekitar 25-30 cm, Nuryasin tiba-tiba kaget lantaran melihat gerabah kuno di lubang galian.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah cangkul mengubah hidup seorang guru SD di Madura.
Namun, Nuryasin menolak menjadikan temuan arkeologi tersebut sebagai sumber kekayaan, meski banyak yang menyarankan agar seluruh koin dijual daripada diserahkan kepada pemerintah.
“Tapi, itu tak mungkin saya lakukan.
Namun, namanya tercatat dalam sejarah sebagai penemu salah satu harta karun bersejarah di Indonesia.
Temuan di halaman sekolah tersebut juga membuka babak baru dalam penelitian sejarah, terutama mengenai sistem transaksi masyarakat pada masa VOC ratusan tahun silam.
Transaksi Pakai Koin Emas dan Perak
Sebagai informasi, sejak masa kerajaan Hindu-Buddha, masyarakat Nusantara telah mengenal sistem transaksi menggunakan mata uang, bukan sekadar barter.
Erwin Kusuma dalam buku Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya (2021) mencatat masyarakat Jawa kuno menggunakan koin emas untuk transaksi perdagangan bernilai besar, seperti jual beli tanah.
Sementara transaksi sehari-hari masih menggunakan alat tukar melalui nilai yang lebih kecil.
Ketika VOC datang ke Nusantara, sistem mata uang kemudian diseragamkan.
Museum Bank Indonesia menjelaskan, kongsi dagang tersebut berupaya menggantikan berbagai mata uang asing yang beredar di Nusantara dengan mata uang yang mereka keluarkan sendiri untuk mendukung aktivitas perdagangan.
Beberapa jenis koin yang digunakan antara lain rijksdaalder, dukat, stuiver, gulden, dan doit.
Sementara koin-koin era VOC perlahan menghilang dari peredaran dan menjadi bagian dari sejarah.
Sebagiannya terkubur di dalam tanah selama ratusan tahun dan baru kembali ditemukan sebagai harta karun bersejarah, seperti yang secara tak sengaja ditemukan Nuryasin di halaman sekolahnya.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260701091804-19-747051/video-jurus-bisnis-karoseri-ekspansi-ke-luar-negeri-sambut-era-ev”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747051?comscore=off”,”time”:561,”title”:”Video: Jurus Bisnis Karoseri Ekspansi ke Luar Negeri & Sambut Era EV”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/01/sambut-era-bus-listik-ekspansi-ke-luar-negeri-pengusaha-karoseri-butuh-insentif-ini-1782872632514_169.png”}]’); Next Article AS Incar Harta Karun Baru di Negara Muslim Terbesar Asia
Lalu, jenis kedua berdiameter 2,9 cm yang pada permukannya bertuliskan Indiae Batav 1819 s/d 1828,” tulis pewarta Suara Karya (1 Februari 1991).
Kabar Nuryasin menemukan harta karun langsung membuat gempar Indonesia.
Seluruhnya memiliki berat sekitar 13 kilogram melalui nilai yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Setelah penemuan itu, banyak orang menganggap Nuryasin bakal menjadi miliarder.
Analisis mendalam tentang Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
