Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ia menjelaskan, remitansi yang dirujuk dalam artikel tersebut berasal dari laba pada tahun-tahun sebelumnya dan merupakan proses distribusi laba Standard Chartered yang dilakukan secara rutin.

Menurut Puni, seluruh remitansi dilakukan sesuai melalui ketentuan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia dan telah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 747704, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703082324-17-747704/ramai-isu-tarik-dana-dari-ri-ini-penjelasan-bank-bank-asing’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 03 July 2026 08:35 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Kami terus mendukung pembangunan ekonomi Indonesia, melalui berbagai peran strategis yang kami jalankan, termasuk sebagai sovereign rating advisor bagi Republik Indonesia, serta melalui dukungan kami dalam memobilisasi pendanaan bagi Pemerintah Indonesia maupun entitas strategis nasional, termasuk Danantara,” kata Puni kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, laporan keuangan tahunan 2025 Citi Indonesia mencatatkan remitansi laba sebesar Rp2,44 triliun.

Namun, pada saat yang sama keduanya juga masih mencatat kenaikan saldo laba yang belum dipindahkan ke kantor pusat.

Standard Chartered Indonesia, mencatatkan pemindahan laba ke kantor pusat sebesar Rp388 miliar, melalui saldo laba yang belum diremitansikan sebesar Rp967,6 miliar, naik dari Rp442,4 miliar pada tahun sebelumnya.

Head of Corporate Affairs, Brand & Marketing, Standard Chartered Indonesia, Puni Anjungsari, mengatakan pihaknya mengetahui adanya laporan Bloomberg tersebut.

Faktor penyebabnya adalah kekhawatiran atas arah kebijakan negara.

Jika menilik laporan keuangan tahun lalu saja, PT Bank HSBC Indonesia mendistribusikan laba kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

Sepanjang 2025, HSBC membagikan dividen tunai senilai sekitar Rp2,95 triliun, terdiri atas dividen tunai tahunan Rp1,32 triliun dan dividen tunai khusus Rp1,64 triliun. yang mengakibatkan Jumlah itu melebihi akumulasi laba mereka pada periode yang sama.

Baca: Asing Koleksi 10 Saham Ini Saat IHSG Hijau & Transaksi Bursa Sepi

Menurut sumber dalam laporan tersebut, penarikan dana tersebut dilakukan

Ia kemudian menegaskan komitmen bank asal Inggris terhadap Indonesia tidak luntur.

“Standard Chartered tetap berkomitmen penuh terhadap Indonesia dan tidak ada perubahan atas komitmen tersebut.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank-bank asing dikabarkan menarik uang dalam jumlah besar alias cash out dari Indonesia.

Hal ini diberitakan oleh media asing, Bloomberg pada 29 Juni lalu, yang melaporkan unit usaha Citigroup Inc., Standard Chartered Plc., dan HSBC Holdings Plc menarik total Rp11,5 triliun dalam dua tahun terakhir.

Kami akan terus memprioritaskan fokus pada peluang pertumbuhan ini,” kata perwakilan HSBC Indonesia kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, laporan tahunan Standard Chartered Indonesia dan Citibank N.A.

Indonesia (Citi Indonesia) menunjukkan adanya distribusi laba kepada kantor pusat sepanjang 2025.

Bank asal Amerika Serikat itu juga membukukan unremitted profit sebesar Rp10,17 triliun, meningkat dari Rp10,05 triliun pada akhir 2024.

Mengenai hal ini, CEO Citi Indonesia sekaligus Chairman Perhimpunan Bank-Bank Internasional Indonesia (Perbina), Batara Sianturi tidak segera menjawab pertanyaan CNBC Indonesia.

Perwakilan dari Citi Indonesia juga menolak untuk berkomentar.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260702131103-19-747497/video-incar-pasar-investor-gen-z-bisnis-emas-makin-berkilau”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/747497?comscore=off”,”time”:475,”title”:”Video: Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/02/incar-pasar-investor-gen-z-dan-milenial-bisnis-emas-makin-berkilau-1782978515077_169.png”}]’); Next Article Bos Bank Asing Blak-Blakan Saat Ini Waktu Terbaik Masuk Pasar RI

Laporan tahunan perseroan menunjukkan dividen khusus tersebut berasal dari laba ditahan, sementara dividen tahunan merupakan penggunaan saldo laba tahun 2024 yang telah disetujui pemegang saham.

Mengenai penarikan dana ini, perwakilan HSBC Indonesia merespons melalui mengatakan bahwa penarikan ini seiring dengan kawasan Asia yang sedang menyesuaikan kembali peta perdagangan dan rantai pasoknya.

Indonesia disebut memiliki peluang yang tepat untuk pertumbuhan kawasan.

“Indonesia membawa skala dan momentum bagi fase pertumbuhan Asia berikutnya.

Seiring kawasan menyesuaikan kembali peta perdagangan dan rantai pasoknya, HSBC berada pada posisi yang unik untuk menghubungkan ambisi industrial Indonesia melalui modal global.

Analisis mendalam tentang Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *