Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bureau of Labor Statistics, jumlah lowongan kerja pada Mei naik 9.000 menjadi 7,594 juta.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 7,296 juta, serta berada di atas data April yang direvisi menjadi 7,585 juta.
Data tenaga kerja yang masih kuat membuat pasar kembali mencermati arah kebijakan The Fed.
Ekspektasi tersebut ikut ditopang oleh data lowongan kerja AS yang masih solid dan menunjukkan ketahanan ekonomi Negeri Paman Sam.
Berdasarkan data U.S.
Kondisi ini ikut menahan tekanan inflasi berbasis energi.
Dari dalam negeri, pasar kini menanti rilis data inflasi Juni 2026 yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) siang nanti.
Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) akan naik atau mengalami inflasi 0,30% secara bulanan atau month-to-month (mtm) pada Juni 2026.
Secara tahunan atau year-on-year (yoy), inflasi diperkirakan mencapai 3,2%.
Sebagai catatan, pada Mei 2026 Indonesia mencatat inflasi 0,28% secara bulanan.
Sementara secara tahunan, inflasi tercatat 3,08% dan inflasi inti berada di level 2,59%.
Data inflasi ini akan menjadi salah satu acuan penting bagi Bank Indonesia (BI) dalam merumuskan arah kebijakan moneter, termasuk dalam pengambilan keputusan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan ini.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Melemah!
Setelah menahan suku bunga pada rapat Juni di kisaran 3,50%-3,75%, sejumlah pejabat The Fed masih membuka ruang kenaikan suku bunga pada sisa tahun ini.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat The Fed 28-29 Juli berada di 33,70%.
Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan di level saat ini mencapai 66,30%.
Meski demikian, penguatan dolar AS masih tertahan oleh meredanya kekhawatiran pasokan minyak global.
Sekaligus mendekati level psikologis Rp18.000/US$.
Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Selasa (30/6/2026), rupiah juga ditutup melemah 0,22% ke posisi Rp17.875/US$.
Baca: Yen Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Beragam
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,11% ke level 101,293.
//
Tekanan terhadap rupiah pada awal perdagangan hari ini terjadi di tengah dolar AS yang masih menunjukkan tenaga di pasar global.
Dolar AS cenderung bertahan kuat seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.
Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 747035, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260701083321-17-747035/breaking-news-dolar-as-kembali-dekati-rp18000’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 01 July 2026 09:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Memasuki bulan baru, nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (1/7/2026).
Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda harus mengawali perdagangan pertama pada Juli 2026 di zona merah.
Dampak dari hal tersebut adalah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak mulai berkurang. akibat Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan meningkat,
Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
