OJK: Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK: Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hasan menambahkan, stabilitas sistem keuangan nasional secara berkelanjutan melalui pasar modal pun sebenarnya telah menunjukkan kemajuan.

Faktor penyebabnya adalah terkonfirmasi mayoritas investor kita adalah investor pemula berusia muda yang tentu membutuhkan selain dorongan untuk pemahaman secara mendalam juga harus kita pastikan mendapatkan informasi yang betul-betul tervalidasi dan berimbang,” pungkasnya.

Sebagai informasi sepanjang bulan ini IHSGย turun 7,9% dan merosot 35,49% sepanjang tahun berjalan. yang mengakibatkan Bahkan di tahun ini saja, secara year to date, telah tumbuh 41,45%.

“Ini menjadi titipan amanah yang luar biasa besar

Tercermin dari jumlah investor yang telah mencapai sekitar 28,81 juta investor.

Sehingga, OJK bersama regulator pasar modal lainnya akan melakukan perbaikan secara menyeluruh pada industri pasar modal RI.

“Kami tentu bersama Pak Jeffrey SRO lain dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong perbaikan-perbaikan secara terukur dan berkelanjutan,” ucapnya.

Hasan melanjutkan, perbaikan harus dilakukan mengingat perubahan cara dunia memandang risiko membawa implikasi bagi Indonesia.

Per hari ini, Selasa (30/6/2026)ย IHSGย parkir di level 5.643,19, turun 177,6 poin atau 3,05% dibandingkan melalui perdagangan hari sebelumnya.ย 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260624093555-19-745254/video-ihsg-dibuka-menguat-tapi-rupiah-anjlok-ke-rp-17900-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/745254?comscore=off”,”time”:179,”title”:”Video: IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/24/ihsg-dibuka-menguat-tapi-rupiah-melemah-ke-rp-17900-per-dolar-as-1782268821981_169.png”}]’); Next Article OJK: IHSG Mulai Pulih, Likuiditas dan Fundamental Pasar Tetap Solid

Secara tren jangka panjang, hingga data terakhir di 26 Juni 2026, jumlah perusahaan tercatat yang melantai di bursa kita sudah mencapai 957 emiten.

“Ini tentu meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding sekitar 440 emiten pada tahun 2011,” ucapnya.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga terlihat terus meningkat.

Indonesia, sebagai negara yang sedang bertransformasi membutuhkan pembiayaan dalam skala yang jauh lebih besar untuk dapat mendukung berbagai agenda strategis nasional.

“Nah di sinilah pasar modal kami yakini harus kita kembalikan kepada peran sentralnya yang semakin strategis yaitu menjadi mesin penggerak utama pembentukan modal jangka panjang, dan menjadi pusat investasi untuk dapat mendukung pembiayaan pembangunan nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Baca: OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

(CNBC Indonesia/Mentari Puspadini)

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku, kondisi pasar saham Indonesia saat ini perlu diperbaiki.ย Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga saat ini masih terbelenggu di zona merah dan belum juga mampu bangkit untuk kembali ke zona hijau seperti bursa-bursa regional lainnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif Dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyebut, ada sesuatu yang tidak biasa di balik pelemahan bursa pasar modal Indonesia yang berkelanjutan belakangan ini.

“Kalau merah terus-terusan there must be something wrong dan itu yang harus kita jawab,” ujarnya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Hasan menuturkan, industri pasar modal saat ini sedang memasuki sebuah era baru yaitu era ketika kepercayaan menjadi fondasi yang paling berharga.

OJK: Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 746918, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260630161832-17-746918/ojk-kalau-ihsg-merah-terus-pasti-ada-salah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 30 June 2026 16:23 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi saat menyampaikan Konferensi Pers Pasar Modal di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Analisis mendalam tentang OJK: Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *