Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Pasar masih mencermati apakah data tersebut akan memperkuat peluang The Fed mempertahankan sikap hawkish pada sisa tahun ini.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat The Fed 28-29 Juli berada di 31,50%.
Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan di level saat ini mencapai 68,50%.
Dari dalam negeri, pemerintah bersama DPR, Bank Indonesia (BI), dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) telah menggelar rapat koordinasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memitigasi dampak ketidakpastian global.
Dari sisi fiskal, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan kondisi APBN masih terjaga.
Defisit hingga Mei 2026 tercatat sebesar 0,7% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diperkirakan tetap berada di bawah batas 3% hingga akhir 2026.
“Kondisi fiskal itu masih sangat terjaga melalui baik.
Faktor penyebabnya adalah dalam tiga bulan terakhir, penciptaan lapangan kerja AS tercatat lebih kuat dari perkiraan pasar.
Kondisi tenaga kerja yang solid membuat ekspektasi terhadap arah kebijakan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) tetap menjadi perhatian. yang mengakibatkan Data tersebut menjadi penting
Koreksi ini sekaligus memutus tren positif rupiah yang sebelumnya berhasil menguat dalam tiga perdagangan beruntun.
Baca: JECX Patok IPO Rp1.250, Mepet Bawah Harga Penawaran Awal
Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah berada di zona merah sejak pembukaan.
Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 746874, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260630145359-17-746874/rupiah-melemah-022-dolar-as-ditutup-naik-ke-rp17875’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 30 June 2026 15:07 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026).
Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda harus mengakui kekuatan greenback setelah ditutup melemah 0,22% ke level Rp17.875/US$.
Mata uang Garuda dibuka melemah 0,08% ke level Rp17.850/US$, lalu tekanannya semakin dalam seiring berjalannya waktu.
Rupiah bergerak di rentang Rp17.850-Rp17.908/US$ sepanjang perdagangan.
Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,15% ke level 101,257.
//
Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah dinamika penguatan dolar AS di pasar global, menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).
Fokus pasar kini tertuju pada laporan tenaga kerja AS untuk periode Juni yang akan dirilis pada Kamis pekan ini.
Defisit hingga bulan Mei kemarin 0,7% dan diperkirakan sampai melalui akhir tahun juga masih di bawah 3% jadi masih sangat terjaga,” kata Juda.
Stabilitas fiskal menjadi salah satu hal yang dicermati pasar, terutama di tengah tekanan global terhadap nilai tukar dan kebutuhan menjaga kepercayaan investor.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Perkasa, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.750
Analisis mendalam tentang Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
