Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Kolaborasi tersebut semakin memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk terus menjalankan perannya dalam menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan kepada sektor yang mendukung ekonomi kerakyatan,” imbuh Riduan.
Baca: Anak Presiden Turun Gunung Selamatkan Rupiah, Ajak Warga Buang Dolar
Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menambahkan, kehadiran dana SAL memberikan dampak positif yang terukur pada struktur pendanaan, termasuk efisiensi biaya dana yang secara langsung memperluas ruang penyaluran kredit.
Adapun fokus Bank Mandiri ke depan tetap pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid, didukung penghimpunan dana murah yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem dan akselerasi digital.
(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260421153031-19-728538/video-bank-mandiri-cetak-laba-rp-154-triliun-di-kuartal-i-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/728538?comscore=off”,”time”:992,”title”:”Video: Bank Mandiri Cetak Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/21/q1-2026-bank-mandiri-cetak-laba-rp-154-triliun-1776760679526_169.png”}]’); Next Article Top!
Strategi ini menjadi fondasi penting bagi struktur pendanaan Bank Mandiri yang kuat dan resilien.
Dari sisi penyaluran kredit, Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan yang sejalan melalui laju industri hingga akhir tahun.
Perseroan akan terus mengoptimalkan fungsi intermediasi secara selektif melalui tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.
“Sebagai mitra strategis pemerintah dan penggerak ekonomi kerakyatan, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM yang memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional.
Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas & Intermediasi Bank Mandiri Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 746233, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260627174622-17-746233/dana-sal-kemenkeu-perkuat-likuiditas-intermediasi-bank-mandiri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); dpu, CNBC Indonesia 27 June 2026 17:50 Foto: dok Istimewa
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Mandiri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan atas kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional.
Kebijakan tersebut terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan likuiditas industri perbankan, sekaligus mendorong fungsi intermediasi yang lebih optimal dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan, penempatan dana SAL menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan perbankan dalam memperkuat ketahanan sektor keuangan serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri.
Dana SAL menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri yang kontribusinya dirasakan secara langsung dalam mendukung pertumbuhan kredit dan kebutuhan masyarakat,” ujar Riduan, dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6/2026).
Lebih lanjut, Riduan mengatakan, kolaborasi erat melalui pemerintah menjadi fondasi penting dalam memperkuat efektivitas kebijakan fiskal sekaligus mendukung optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, termasuk dalam penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif.
Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026
Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah,” pungkas Novita.
Baca: Ketika AI Mulai Mengambil Keputusan Bisnis: Siapa Bertanggung Jawab?
Analisis mendalam tentang Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
