Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kredibilitas tingkat bunga penjaminan di tengah kenaikan suku bunga dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain itu, pemerintah memastikan penerbitan Panda Bond berdenominasi yuan masih ditargetkan berlangsung pada awal Juli 2026.
Kombinasi inflasi yang kembali memanas dan ekonomi yang tetap kuat memperbesar peluang The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang berpotensi menopang dolar AS dan menekan aliran dana ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Dari domestik, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menaikkan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum menjadi 3,75% untuk periode 1 Juli-30 September 2026.
IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 746051, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260626162605-17-746051/ihsg-akhiri-pekan-melemah-172-ke-level-5896’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 26 June 2026 16:41 Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026).
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,73 triliun melalui volume perdagangan 20,79 miliar saham dalam 1,54 juta kali transaksi.
Adapun emiten dengan paling ramai ditransaksikan hari ini adalah TPIA, BBCA, BMRI, DSSA dan TLKM.
Hari ini hanya sektor finansial yang menguat, sementara koreksi yang paling dalam dicatatkan oleh utilitas (-6,45%), barang baku (-4,67%), konsumer non-primer (-2,80%) dan Properti (-2,26%).
Secara spesifik, emiten yang menjadi pemberat kinerja IHSG adalah Barito Renewables Energi (BREN) dengan porsi pelemahan 11,07 indeks poin.
Sepanjang perdagangan hari ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.045 sebelum berbalik turun hingga menyentuh level terendah 5.830.
Baca: Usai Tersandung Skandal IPO, PIPA Mau Galang Dana Rights Issue
Tekanan jual terlihat cukup deras melalui 562 saham melemah, sementara hanya 123 saham menguat dan 129 saham bergerak stagnan.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah nyaris 2% pada perdagangan Jumat (26/6/2026), setelah sempat dibuka menguat.
Sementara dari dalam negeri, investor merespons kenaikan tingkat bunga penjaminan (TBP) LPS serta perkembangan rencana penerbitan Panda Bond Indonesia.
Dari eksternal, inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Mei 2026 naik menjadi 4,1% secara tahunan, tertinggi sejak April 2023 dan berada jauh di atas target inflasi The Fed sebesar 2%.
Di saat yang sama, ekonomi AS direvisi tumbuh 2,1% pada kuartal I-2026, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya, sementara klaim pengangguran turun menjadi 215.000, menandakan pasar tenaga kerja masih solid.
Dari luar negeri, pasar mencermati menguatnya data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi memperkuat sikap hawkish The Federal Reserve.
Lalu diikuti oleh EMAS (-9,54 pon), BRMS (-7,05 poin) dan DCII (-6,94 poin).
Memasuki perdagangan Jumat (26/6/2026), pergerakan IHSG diperkirakan dibayangi kombinasi sentimen eksternal dan domestik.
Pelemahan terjadi di tengah aksi jual yang mendominasi mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada akhir sesi kedua, IHSG turun 1,72% atau terkoreksi 103 poin ke level 5.896,13.
Instrumen ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pemerintah sekaligus memperluas akses pendanaan di pasar keuangan China.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260624093555-19-745254/video-ihsg-dibuka-menguat-tapi-rupiah-anjlok-ke-rp-17900-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/745254?comscore=off”,”time”:179,”title”:”Video: IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Anjlok ke Rp 17.900 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/24/ihsg-dibuka-menguat-tapi-rupiah-melemah-ke-rp-17900-per-dolar-as-1782268821981_169.png”}]’); Next Article IHSG Terkoreksi 0,98% di Awal Pekan, 445 Saham Merah
Analisis mendalam tentang IHSG Akhiri Pekan Melemah 1,72% ke Level 5.896 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
