Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, gangguan pasokan listrik memunculkan ketidakpastian apakah produksi sekitar 1,2 juta barel per hari dapat dipertahankan dalam beberapa waktu ke depan.

Fokus pasar kini bergeser dari ancaman penutupan Selat Hormuz menuju seberapa cepat aktivitas pengiriman minyak dapat kembali normal.

Dampak dari hal tersebut adalah kekhawatiran pasokan berkurang. akibat Di satu sisi, jalur ekspor minyak semakin terbuka

Pada Kamis, sebuah kapal kargo dilaporkan terkena proyektil tak dikenal di dekat perairan Oman.

Sejak penutupan 19 Juni, Brent telah merosot sekitar 7,6%, sedangkan WTI turun sekitar 7%.

Di sisi lain, setiap insiden keamanan baru di sekitar Hormuz masih berpotensi menghidupkan kembali premi risiko geopolitik apabila menghambat lalu lintas tanker atau memaksa produsen meninjau kembali rencana peningkatan produksinya.

Sentimen lain datang dari Venezuela.

Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 745888, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260626093312-17-745888/harga-minyak-turun-lagi-pekan-ini-ambles-hampir-7’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 26 June 2026 10:00 Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia –Β Harga minyak dunia kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat (26/6/2026) setelah pasar semakin yakin gangguan pasokan dari Timur Tengah tidak akan separah yang sempat dikhawatirkan.

Faktor penyebabnya adalah sebagian besar berada jauh dari pusat gempa. yang mengakibatkan Penilaian awal memperlihatkan fasilitas minyak, gas, kilang, jaringan pipa, hingga terminal ekspor tidak mengalami kerusakan berarti

Artinya, pelayaran memang mulai pulih, tetapi aktivitas distribusi minyak global belum kembali ke kondisi sebelum krisis.

Baca: Rupiah Terkoreksi Pagi Ini, Dolar AS Kembali ke Rp17.950

Di sisi lain, risiko geopolitik masih terus membayangi pasar.

Faktor penyebabnya adalah kawasan Timur Tengah masih menyimpan risiko keamanan yang sulit diprediksi.

CNBCΒ Indonesia Research

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260622104120-19-744546/video-emas-terpuruk-tapi-harga-minyak-meroket-efek-panas-selat-hormuz”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744546?comscore=off”,”time”:219,”title”:”Video: Emas Terpuruk Tapi Harga Minyak Meroket Efek Panas Selat Hormuz”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/22/harga-emas-terpuruk-tapi-harga-minyak-meroket-efek-panas-selat-hormuz-1782102867059_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Dunia Melesat Lagi, Brent Tembus US$ 106 yang mengakibatkan Selama arus tanker terus membaik dan tidak muncul gangguan besar baru terhadap pasokan global, tekanan terhadap harga minyak berpeluang masih berlanjut, meski volatilitas tetap tinggi

Faktor penyebabnya adalah Organisasi Maritim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghentikan sementara skema evakuasi sukarela bagi kapal-kapal di kawasan itu. yang mengakibatkan Insiden tersebut sempat mendorong harga minyak melonjak lebih dari 2%

Arus kapal tanker yang kembali melintasi Selat Hormuz membuat premi risiko geopolitik terus terkikis, meski insiden keamanan di sekitar Oman masih membayangi.

Mengacu data Refinitiv hingga pukul 09.25 WIB, harga minyak Brent berada di US$74,48 per barel, turun 1,04% dibanding penutupan sebelumnya di US$75,26 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,93% ke US$71,25 per barel dari sehari sebelumnya US$71,92 per barel.

Dalam sepekan terakhir, pelemahan berlangsung cukup tajam.

Koreksi tersebut menghapus hampir seluruh lonjakan harga yang sempat dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

//

Pelaku pasar kini lebih banyak memperhatikan perkembangan lalu lintas pengiriman minyak dibanding eskalasi konflik itu sendiri.

Dampak dari hal tersebut adalah kekhawatiran mengenai terhambatnya pasokan global mulai mereda.

Meski demikian, situasi belum sepenuhnya normal. akibat Kesepakatan gencatan senjata membuka kembali jalur pelayaran yang sebelumnya sempat terganggu

Jumlah kapal yang melintas masih jauh di bawah rata-rata sekitar 125 kapal per hari sebelum konflik berlangsung.

Gempa bumi yang terjadi pada Kamis memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan produksi minyak negara tersebut.

Data perdagangan memperlihatkan volume pengiriman minyak melalui Selat Hormuz minggu ini meningkat ke level tertinggi sejak pecahnya konflik Amerika Serikat-Israel melalui Iran pada Februari lalu.

Dua pejabat Amerika Serikat menyebut Iran melepaskan tembakan ke kapal yang sedang melintasi Selat Hormuz, sementara otoritas Iran menyatakan keamanan kapal yang berlayar di luar jalur resmi Hormuz tidak dapat dijamin.

Kondisi tersebut membuat pasar berada dalam tarik-menarik dua sentimen besar.

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *