Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google Next Article Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA
Sejalan melalui itu, laba per saham (EPS) dasar meningkat menjadi Rp809 dari Rp510 pada tahun sebelumnya.
Pada penutupan perdagangan 25 Juni, saham GGRM berada di level Rp16.900 per saham, yang mencerminkan dividend yield sekitar 4,73%.
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 745853, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260626083234-17-745853/rekomendasi-saham-hari-ini-ada-tins-hingga-towr’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 26 June 2026 08:55 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Namun, penurunan beban usaha sebesar 13,81% menjadi Rp6,63 triliun turut menopang peningkatan laba bersih yang tumbuh 58,71% menjadi Rp1,56 triliun.
Isu tersebut sempat memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap kemungkinan meningkatnya pasokan yang dapat memberi tekanan pada harga nikel global.
Jika terealisasi, kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kinerja emiten yang memiliki eksposur besar terhadap harga bijih nikel, seperti INCO, ANTM, NICL, dan IFSH.
Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 1 Juli 2026, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026.
Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas
-
TINS – Buy 3610-3620 | TP 3660-3700 | SL 3380
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
AYAM – Buy 352-354 | TP 364-372 | SL 334
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
INCO – Buy 4540-4550 | TP 4600-4700 | SL 400
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
MAPA – Buy 620-630 | TP 640-650 | SL 600
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
TOWR – Buy 380-384 | TP 392-398 | SL 362
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Dengan kisaran harga penawaran Rp446βRp515 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp269,27 miliar.
Selain itu, sebanyak 52,29 juta saham atau 10% dari saham yang ditawarkan dialokasikan untuk program Employee Stock Allocation (ESA).
Dana hasil IPO direncanakan digunakan sekitar Rp50 miliar untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman, sekitar Rp31,77 miliar untuk pembangunan pabrik di Cikupa, sekitar Rp184,99 miliar sebagai modal kerjaβtermasuk pembelian barang proyek, bahan baku, dan persediaanβserta sekitar Rp2,5 miliar untuk biaya emisi.
Selanjutnya ada PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp800 per saham melalui total nilai sekitar Rp1,54 triliun.
Faktor penyebabnya adalah tambahan pasokan bijih dapat mendukung utilisasi smelter dan fasilitas HPAL.
Meski demikian, Kementerian ESDM menegaskan hingga saat ini belum terdapat keputusan resmi mengenai besaran kuota RKAB nikel untuk 2026. yang mengakibatkan Sebaliknya, perusahaan yang telah memiliki rantai bisnis terintegrasi hingga hilirisasi, seperti NCKL dan MBMA, diperkirakan memiliki ketahanan yang lebih baik
Di sisi lain, AMMN, BRMS, dan ADMR menjadi pemberat pergerakan indeks setelah masing-masing terkoreksi 0,87%, 0,91%, dan 3,13%.
Meski IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp201,10 miliar di pasar reguler dan Rp299,00 miliar di seluruh pasar.
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta, CNBC Indonesia β Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (25/6) di zona hijau melalui kenaikan 1,96% ke level 5.999,04.Β
Penguatan indeks ditopang oleh lonjakan saham MORA sebesar 16,30%, disusul ASII yang naik 6,03% dan BBCA yang menguat 1,69%.
Hingga saat ini, perusahaan telah melayani lebih dari 200 rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia.
Dalam aksi korporasi ini, EMMI menawarkan maksimal 522,86 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Indeks Dow Jones naik 0,14%, S&P 500 bergerak relatif datar melalui pelemahan tipis 0,01%, sedangkan Nasdaq turun 0,46%.
Sentimen pasar domestik membaik setelah Kementerian ESDM membantah kabar mengenai kenaikan kuota RKAB nikel 2026 menjadi 360 juta ton dari kisaran 260 juta ton.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai melalui profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.
Dengan demikian, potensi peningkatan pasokan nasional masih sebatas spekulasi dan belum menjadi kebijakan pemerintah.
Baca: Saham Teknologi Jadi Sorotan, Kospi dan Nikkei Lesu Pagi Ini
Dari sisi korporasi, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) telah menyelesaikan masa book building pada 22β24 Juni 2026 sebagai bagian dari proses penawaran umum perdana saham (IPO).
Perseroan dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.
EMMI merupakan perusahaan penyedia peralatan medis untuk fasilitas kesehatan, terutama perangkat rumah sakit kritikal seperti operating theatre, ICU, dan sistem sterilisasi.
Nilai tersebut mencerminkan dividend payout ratio sebesar 98,89% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Sepanjang 2025, pendapatan perseroan turun 9,41% secara tahunan menjadi Rp89,37 triliun.
Respons positif juga tercermin pada pasar offshore, di mana ETF EIDO menguat 1,62% dan indeks MSCI Indonesia naik 1,57%.
Sebelumnya, beredar rumor mengenai potensi peningkatan kuota RKAB nikel 2026 dari kisaran 260β270 juta ton menjadi 360 juta ton.
Seluruh sektor berhasil ditutup di zona positif, melalui sektor infrastruktur memimpin kenaikan sebesar 3,81%.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi.
Analisis mendalam tentang Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
