Lawan Dominasi Visa-Mastercard, Eropa Mau Luncurkan Digital Euro 2029

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Lawan Dominasi Visa-Mastercard, Eropa Mau Luncurkan Digital Euro 2029 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Berbeda melalui mata uang kripto seperti Bitcoin, digital euro akan memiliki nilai yang sama dengan uang euro fisik dan didukung langsung oleh bank sentral.

Melalui skema ini, masyarakat nantinya dapat menyimpan digital euro dalam dompet digital khusus yang terpisah dari rekening bank.

Dana dapat dipindahkan dari rekening bank atau melalui setoran tunai, kemudian digunakan untuk berbelanja di toko, bertransaksi secara daring, maupun melakukan transfer antar-individu menggunakan kartu, aplikasi, atau layanan perbankan digital.

ECB pertama kali mengusulkan proyek digital euro pada 2020.

Uni Eropa ingin mengurangi ketergantungan terhadap jaringan pembayaran asing, terutama perusahaan asal Amerika Serikat seperti Visa dan Mastercard yang saat ini mendominasi transaksi kartu di kawasan euro.

Menurut ECB, hampir dua pertiga pembayaran kartu di zona euro diproses oleh perusahaan non-Eropa.

Langkah itu ditandai melalui pemungutan suara Parlemen Eropa pada Selasa (23/6/2026) terkait regulasi digital euro, mata uang digital bank sentral yang digadang-gadang menjadi fondasi kedaulatan pembayaran kawasan tersebut.

Digital euro merupakan proyek mata uang digital yang dikembangkan oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Kondisi tersebut berpotensi mengurangi dana pihak ketiga (DPK) yang selama ini menjadi sumber pendanaan utama bank.

Akan tetapi ECB menepis kekhawatiran tersebut.

Lawan Dominasi Visa-Mastercard, Eropa Mau Luncurkan Digital Euro 2029 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 745001, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260623124341-17-745001/lawan-dominasi-visa-mastercard-eropa-mau-luncurkan-digital-euro-2029’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 23 June 2026 14:45 Foto: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia – Uni Eropa bergerak mengurangi ketergantungan terhadap raksasa pembayaran Amerika Serikat (AS) seperti Visa dan Mastercard.

Adapun peluncuran penuh ditargetkan berlangsung pada 2029.

Kurangi Ketergantungan pada AS

Di balik pengembangan digital euro, terdapat tujuan yang lebih besar dari sekadar modernisasi sistem pembayaran.

Dampak dari hal tersebut adalah tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan maupun likuiditas perbankan.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260427132831-19-730172/video-harga-bahan-bakar-melonjak-5-negara-siapkan-windfall-tax”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730172?comscore=off”,”time”:49,”title”:”Video: Harga Bahan Bakar Melonjak, 5 Negara Siapkan Windfall Tax”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/27/harga-bahan-bakar-melonjak-5-negara-siapkan-windfall-tax-1777272066004_169.png”}]’); Next Article Livin’ by Mandiri Hadirkan Fitur QR Antar Negara di Korea Selatan akibat Bank sentral menegaskan desain digital euro akan membatasi potensi perpindahan dana dalam jumlah besar

Kini kami sudah sepenuhnya menyadarinya, tetapi tidak selalu mengambil tindakan,” ujarnya, mengutip France24, Selasa (23/6/2026).

Ia menambahkan, pemungutan suara pada Selasa ini akan menjadi langkah penting untuk mewujudkan solusi pembayaran Eropa yang berdaulat dan berlaku di seluruh kawasan Eropa.

Bank Khawatir Dana Nasabah Berpindah

Meski demikian, proyek digital euro menghadapi penolakan dari industri perbankan.

Federasi Perbankan Eropa memperkirakan biaya penyesuaian sistem perbankan untuk mendukung digital euro dapat mencapai 18 miliar euro atau sekitar US$20 miliar.

Selain persoalan biaya, perbankan juga khawatir sebagian dana nasabah akan berpindah dari rekening bank ke dompet digital euro.

Mayoritas dari porsi tersebut adalah Visa dan Mastercard.

Selain itu, 13 dari 21 negara anggota zona euro tidak memiliki skema kartu pembayaran nasional untuk transaksi harian.

Baca: Transaksi QRIS Turis Asing Capai Rp4,3 T, Malaysia-Singapura Terbanyak

Anggota Parlemen Eropa Gilles Boyer menyebut sistem pembayaran bukan sekadar infrastruktur teknis, melainkan juga instrumen kekuatan ekonomi dan geopolitik.

“Kami, masyarakat Eropa, sudah berkali-kali mendapat peringatan tentang ketergantungan kami pada Amerika Serikat.

Namun mata uang digital tersebut baru dapat diterbitkan setelah memperoleh persetujuan dari negara-negara anggota Uni Eropa dan Parlemen Eropa terkait aturan yang mengaturnya.

Jika proses legislasi berjalan sesuai rencana dan regulasi disepakati pada akhir tahun ini, ECB menargetkan program uji coba dapat dimulai pada pertengahan 2027.

Analisis mendalam tentang Lawan Dominasi Visa-Mastercard, Eropa Mau Luncurkan Digital Euro 2029 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *