Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pada pekan lalu, BI secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% melalui RDG Mingguan.

Langkah serupa juga terjadi pada RDG Bulanan sebelumnya, ketika BI menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin.

Dengan demikian, pasar akan mencermati apakah BI kembali memberi sinyal kebijakan ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, terutama setelah mata uang Garuda kembali melemah pada perdagangan hari ini.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260609124124-19-741351/video-mendadak-bi-gelar-rdg-naikkan-suku-bunga-25-bps-jadi-550″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741351?comscore=off”,”time”:113,”title”:”Video: Mendadak BI Gelar RDG, Naikkan Suku Bunga 25 Bps Jadi 5,50%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/09/rupiah-sentuh-rp-18000usd-bi-naikkan-suku-bunga-25-bps-jadi-550-1780985344491_169.png”}]’); Next Article Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

Hal ini terjadi seiring munculnya rincian kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Meski demikian, pelaku pasar masih berhati-hati.

Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 743406, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260617145726-17-743406/rupiah-ditutup-melemah-023-dolar-as-naik-jadi-rp17730’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 17 June 2026 15:06 Foto: Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di tempat penukaran uang PT Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/11/2024).

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda harus mengakui kekuatan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (17/6/2026).

IHSG Turun 1%

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah mengawali perdagangan di zona merah.

Ketidakpastian menjelang keputusan The Fed membuat pergerakan mata uang global, termasuk rupiah, cenderung terbatas.

Dari dalam negeri, perhatian pasar juga tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang mulai berlangsung pada hari ini dan akan diumkan hasil nya pada besok, Kamis (18/6/2026).  

RDG kali ini cukup penting lantaran dalam beberapa waktu terakhir BI sudah mengambil langkah agresif untuk menahan tekanan terhadap rupiah.

Mata uang Garuda dibuka melemah 0,25% ke level Rp17.735/US$, lalu konsisten berada dalam tekanan hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke posisi 99,554.

//

Pergerakan dolar AS cenderung terbatas di tengah penantian pasar terhadap keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar cenderung menahan diri untuk mengambil posisi besar menjelang hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan pada hari ini.

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (15/6/2026), rupiah sempat ditutup menguat di bawah level Rp17.700/US$, tepatnya di posisi Rp17.690/US$.

Baca: Breaking News!

Di tengah penantian pasar akan hasil keputusan suku bunga bank sentral AS malam nanti. 

Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,23% terhadap greenback ke posisi Rp17.730/US$.

Faktor penyebabnya adalah merupakan rapat kebijakan pertama The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh.

The Fed diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya. yang mengakibatkan Keputusan tersebut menjadi perhatian

Namun, pelaku pasar akan mencermati pernyataan kebijakan, proyeksi ekonomi, dan konferensi pers untuk melihat arah kebijakan The Fed ke depan.

Perhatian utama pasar tertuju pada apakah The Fed akan mulai meninggalkan bias pelonggaran kebijakan, terutama ketika risiko inflasi dinilai masih tinggi.

Di sisi lain, dolar AS masih bergerak relatif stabil setelah sempat melepas sebagian penguatan safe haven.

Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *