Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Nyaris semua aktivitas masyarakat dikenakan pajak atau pungutan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Salah satunya adalah pernikahan.
Dalam hal ini, warga Tionghoa yang hendak menggelar upacara pernikahan wajib membayar pajak.
Kebijakan pajak juga diterapkan ketika seseorang meninggal.
Meski sudah terkubur, kenangan pahit akibat kebijakan menyengsarakan Qiu tetap melekat kuat di ingatan rakyat.
(fab/fab) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260612140411-19-742357/video-warga-lansia-bertambah-prospek-bisnis-senior-living-meningkat”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/742357?comscore=off”,”time”:488,”title”:”Video: Warga Lansia Bertambah, Prospek Bisnis Senior Living Meningkat”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/12/warga-lansia-terus-bertambah-prospek-bisnis-senior-living-kian-menjanjikan-1781251174863_169.png”}]’); Next Article Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok
Selain itu, dia juga berwenang mengurus ahli waris maupun peninggalan yang ditinggalkan di Jakarta.
Sejarawan Leonard Blusse dalam The Chinese Annals of Batavia (2018) menulis, sejak menjabat pada 1715, Qiu kerap membuat rakyat sengsara melalui kebijakan-kebijakan pajaknya.
Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran pada hari ini.
Walau tak sepopuler para Gubernur Jenderal VOC, dia menduduki posisi penting sebagai kepala lembaga Boedelkalmer.
Berbagai bujukan agar warga mau mengantar jasadnya ditolak begitu saja.
(Dok: Freepik)
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya pada masa lalu.
Lembaga ini bertugas mengurus harta peninggalan orang-orang Tionghoa di Batavia (kini Jakarta).
Pada masa itu, banyak warga Tionghoa yang kembali ke negeri asal sambil membawa aset mereka.
Jakarta, CNBC Indonesia – Ada banyak cerita yang terekam dalam sejarah kolonial.
CNBC Insight Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 742519, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260613011326-17-742519/mayat-pejabat-ri-ditelantarkan-di-jalan-gara-gara-zalim-ke-rakyat’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 13 June 2026 10:30 Foto: Ilustrasi mayat.
Faktor penyebabnya adalah tidak ada orang mau mengangkatnya sampai kuburan,” tulis Leonard Blusse.
Keluarga Qiu juga kebingungan. yang mengakibatkan Pada umumnya, pejabat atau tokoh terkenal diantar dengan hormat ke pemakaman, namun hal itu tidak berlaku bagi Qiu.
Tidak ada seorang pun mau mengangkat petinya.
“Alhasil, peti mati berisi jasad Qiu diletakkan begitu saja di tengah jalan
Setiono dalam Tionghoa dalam Pusaran Politik (2008) menyebut, masyarakat kala itu bahkan dikenakan pajak kepala dan kuku.
Qiu diberi tugas untuk menarik pajak dari aset tersebut.
Jika menolak membayar, maka mereka terancam dikenakan denda 25 gulden atau hukuman penjara.
Kendati dalam kondisi tercekik, warga hanya bisa patuh pada aturan itu jika tidak ingin mendapat konsekuensi penjara.
Bahkan, ketika jasadnya sudah terbaring di peti mati, tak ada satupun orang yang mau mengantarnya.
Qiu Zuguan merupakan nama pejabat yang dimaksud.
Bisa dibayangkan, rakyat yang sedang dilanda duka tetap diperas oleh pemerintah lewat pembelian sertifikat kematian.
Maka dari itu, tak heran bila masyarakat, khususnya warga Tionghoa, memendam rasa benci pada Qiu.
Ketika Qiu meninggal pada Juli 1721, kesempatan untuk melampiaskan kekesalan akhirnya datang.
Pihak keluarga harus membayar pungutan berdalih sertifikat kematian, meskipun sedang berduka.
Salah satunya terkait kebijakan buruk para pejabat, seperti kisah pejabat Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang hidupnya penuh kontroversi lantaran kerap membuat kebijakan yang tidak pro-rakyat.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Pejabat tersebut dibenci rakyat hingga meninggal.
Sebagai pengingat, pada era VOC memang orang-orang Tionghoa jadi kelompok yang paling sering diperas pajak untuk hal-hal pribadi.
Benny G.
Pada akhirnya, mereka terpaksa menyewa warga lokal untuk mengusung peti Qiu ke liang lahat.
Analisis mendalam tentang Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
