Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Selain dipengaruhi gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri, tekanan rupiah juga didorong oleh aliran keluar investasi portofolio asing dari Indonesia.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain dari sentimen domestik, pergerakan rupiah hari ini turut didukung oleh faktor eksternal.
Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741705, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260610144656-17-741705/rupiah-ditutup-perkasa-kurs-dolar-as-kini-di-rp17950’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 10 June 2026 15:07 Foto: Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Pelemahan dolar AS di pasar global membuka ruang penguatan bagi mata uang lain, termasuk rupiah.
Dolar AS melemah setelah harga minyak mentah turun tajam, seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali memberi sinyal bahwa kesepakatan AS-Iran dapat tercapai dalam beberapa hari ke depan.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda berhasil tampil perkasa dalam menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (10/6/2026).
Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,55% ke level Rp17.950/US$.
Posisi ini membuat rupiah berhasil keluar dari level psikologis Rp18.000/US$, setelah pertama kali menembus level tersebut pada 4 Juni lalu.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Net Sell Rp2,75 T Meski IHSG Hijau, Kompak Lego 10 Saham Ini
Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sejatinya dibuka jauh lebih kuat di level Rp17.875/US$ atau terapresiasi 0,97%.
Namun, penguatan rupiah sempat berkurang hingga kembali menyentuh level Rp18.000/US$, sebelum akhirnya mampu menguat lagi hingga penutupan perdagangan.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau berada di zona merah melalui pelemahan tipis 0,03% ke level 99,882.
//
Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini masih sejalan dengan respons pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang di luar perkiraan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026).
Kenaikan tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang telah ditetapkan dalam RDG Bulanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.
Langkah tersebut juga bersifat pre-emptive untuk menjaga inflasi 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan pemerintah.
Perry menjelaskan, sesuai undang-undang dan praktik yang berjalan selama ini, BI setiap Selasa menggelar RDG Mingguan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang telah ditetapkan dalam RDG Bulanan.
Dalam evaluasi sejak RDG Bulanan pada 19-20 Mei 2026, nilai tukar rupiah menunjukkan perkembangan yang lebih lemah dari perkiraan.
Trump juga menyebut Selat Hormuz dapat kembali dibuka segera setelah kesepakatan tersebut ditandatangani.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260609124124-19-741351/video-mendadak-bi-gelar-rdg-naikkan-suku-bunga-25-bps-jadi-550″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741351?comscore=off”,”time”:113,”title”:”Video: Mendadak BI Gelar RDG, Naikkan Suku Bunga 25 Bps Jadi 5,50%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/09/rupiah-sentuh-rp-18000usd-bi-naikkan-suku-bunga-25-bps-jadi-550-1780985344491_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menguat Jelang Akhir Pekan, Dolar AS Turun Jadi Rp16.860
Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
