Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Rupiah Paling Perkasa di Asia, Won-Ringgit Ambruk
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kenaikan suku bunga berturut-turut telah menandakan preferensi para pembuat kebijakan untuk bertindak proaktif guna menstabilkan pasar, memicu ekspektasi hawkish yang akan membantu memperlambat pergerakan satu sisi pada mata uang.
“preseden ini menunjukkan bahwa pengetatan kebijakan tambahan mungkin diperlukan guna menstabilkan rupiah,” terangnya.
Sebelumnya, BI kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 bp pada Selasa kemarin, dari sebelumnya 5,25% menjadi 5,50%.
Posisi ini membuat rupiah kembali turun ke bawah level psikologis Rp18.000/US$, setelah dalam beberapa hari terakhir terus berada di area Rp18.000/US$.
(chd/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260609164109-19-741470/video-selamatkan-rupiah-bi-naikkan-suku-bunga-siapkan-7-langkah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741470?comscore=off”,”time”:120,”title”:”Video: Selamatkan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga & Siapkan 7 Langkah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/09/selamatkan-rupiah-bi-naikkan-suku-bunga-siapkan-7-langkah-stabilisasi-1780998206853_169.png”}]’); Next Article Banggar DPR: Semoga Dalam 3 Minggu Dolar AS Balik ke Rp17.500
Faktor penyebabnya adalah potensi rupiah tertekan masih cukup besar.
Ekonom Senior DBS Bank, Radhika Rao memperkirakan BI akan kembali menaikkan suku bunga acuannya sebanyak dua kali dan membawa suku bunga acuan menjadi 6% pada akhir tahun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Kami memperkirakan kenaikan 50 basis poin (bp) lagi antara kuartal II-2026 dan kuartal III-2026, untuk membawa suku bunga acuan menjadi 6%,” kata Radhika, dikutip Rabu (10/6/2026).
Baca: Chatib Basri Beri Saran ke Prabowo Soal MBG, Ini Isinya
Hal ini diprediksi terjadi saat risiko konflik di Timur Tengah masih berlanjut hingga semester kedua 2026, yang berdampak pada inflasi dan pergerakan mata uang.
Radhika juga mengatakan tekanan rupiah masih cukup tinggi, selama tensi panas geopolitik di Timur Tengah masih terjadi.
“Rupiah memang pulih sebagian, setelah otoritas mengambil sikap guna menstabilkan rupiah, meskipun rupiah tetap rentan terhadap perkembangan geopolitik eksternal,” lanjut Radhika.
Baca: Mari Tepuk Tangan! yang mengakibatkan Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741612, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260610105209-17-741612/siap-siap-warga-ri-dompet-menipis-cicilan-kredit-mencekik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); chd, CNBC Indonesia 10 June 2026 11:30 Foto: Ilustrasi cicilan kredit bank/ Edward Ricardo
Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonom bank asing memperkirakan ruang kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate masih terbuka lebar hingga akhir kuartal III-2026,
Pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah ditutup menguat 0,66% di posisi Rp18.050/US$.
Pada hari ini, rupiah dibuka di posisi Rp17.875/US$ atau terapresiasi sebesar 0,97%.
BI juga telah menaikkan suku bunga acuan sebelumnya sebesar 25 bp.
Dalam hal ini, selama sebulan terakhir, suku bunga acuan telah naik sebesar 50 bp.
Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah.
Kebijakan ini juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia.
Setelah suku bunga acuan dinaikkan, rupiah berhasil menguat.
Analisis mendalam tentang Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
