Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Luhut Cs Ingatkan Prabowo Soal Risiko Harga Naik Imbas Dolar Rp 18.000 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Luhut Cs Ingatkan Prabowo Soal Risiko Harga Naik Imbas Dolar Rp 18.000 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741522, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260609204232-17-741522/luhut-cs-ingatkan-prabowo-soal-risiko-harga-naik-imbas-dolar-rp-18000’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia 09 June 2026 20:47 Foto: Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Chatib Basri saat menyampaikan keterangan kepada media usai melakukan pertemuan melalui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Artinya program-program Bapak Presiden untuk meningkatkan pekerja migran berkualitas seperti perawat, electrician, dan segala macam itu bisa membantu meningkatkan devisa ke depan,” katanya.
Dia juga menyarankan agar meningkatkan jumlah wisatawan, yang baru 15 juta.
Dampak dari hal tersebut adalah dapat memitigasi ketidakpastian yang terjadi.
“Dari sisi perbankan kita juga bisa lihat *capital adequacy ratio* dalam posisi di atas 25. akibat Terlihat dari indikator makro yang tinggi, inflasi yang stabil, hingga neraca korporasi yang dalam posisi sehat.
Baca: Usai Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara Soal Isu Jadi Menkeu
“Salah satunya kalau teman-teman lihat, utang perusahaan dalam dolar itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan kondisi 1998 ya,” tuturnya.
Selain itu dari sisi cashflow perusahaan juga masih dalam posisi tinggi,
Karena dibandingkan negara lain di kawasan Asia Tenggara masih tertinggal, seperti Vietnam 20 juta orang, Thailand 30 juta orang, Malaysia 40 juta orang.
“Kalau kita bisa meningkatkan wisman lebih tinggi dalam waktu ke depan ini, ini tentu akan bisa membantu meningkatkan devisa kita.
(Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNBC Indonesia – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kondisi ekonomi makro terkini.
Bahkan kita juga ada langkah-langkah untuk meningkatkan dari sisi penerimaan,” katanya.
Terkait pelemahan Rupiah, menurutnya langkah kongkret yang bisa dilakukan adalah memperkuat devisa negara.
Karena ini tentu akan berdampak pada kelompok menengah bawah,” katanya, di Istana Merdeka, Selasa (9/6/2026).
Baca: Sah!
Dan ini yang perlu diantisipasi nanti di semester kedua, tapi saya kira pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkahnya,” katanya.
Dia menyarankan kepercayaan terhadap pemerintah harus diperkuat, khususnya terkait defisit fiskal yang bisa dijelaskan lebih detail ke masyarakat.
Amran Tolak Investasi Baru di Peternakan Ayam RI
Menurutnya, penting untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Ini menunjukkan sistem perbankan kita cukup kuat gitu kan,” katanya.
Meskipun, dia mengingatkan perlunya waspada terhadap ketidakpastian ekonomi global.
Utamanya dalam dampak perang diperkirakan lebih lama dari perkiraan.
Lebih lanjut, menurutnya dampak perang ini kenaikan juga mempengaruhi harga energi global dan kemudian pelemahan Rupiah ini bisa berdampak kepada kenaikan biaya produksi dan distribusi.
“Dan kalau teman-teman lihat kan Indeks Harga Konsumsi (Inflasi) 3%, tapi Indeks Harga Perdagangan Besar itu di 5%, IHPB itu di sekitar 7%.
Jadi ini saya kira beberapa masukan yang kami sampaikan kepada Bapak Presiden,” Firman.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260507162728-19-733179/video-benar-ihsg-selalu-menguat-saat-ekonomi-naik-ini-fakta-pahitnya”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733179?comscore=off”,”time”:762,”title”:”Video: Benar IHSG Selalu Menguat Saat Ekonomi Naik?
Selain itu efisiensi anggaran juga perlu dilakukan termasuk untuk program prioritas seperti MBG.
“Jadi tadi angkanya cukup besar yang kita bisa hemat dari sisi MBG ya.
Melihat dari sisi neraca pembayaran masih ada yang berpotensi untuk ditingkatkan, melalui pendapatan sekunder atau remitansi tenaga kerja di luar negeri.
“Kalau kita bandingkan melalui Filipina jumlahnya masih lebih rendah Indonesianya gitu.
Ini Fakta Pahitnya”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/cnbc-indonesia-tv-1778146766866_169.jpeg”}]’); Next Article Alasan BI Rate Naik Jadi 5,50%: SRBI Tak Laku, Rupiah Anjlok
Salah satu kebijakan yang sebenarnya tidak butuh anggaran misalkan kita bisa ngasih bebas visa kunjungan misalkan ke beberapa negara yang memang pendapatannya tinggi dan memang tertarik untuk datang ke Indonesia gitu kan.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah efisiensi anggaran, termasuk dalam pelaksanaan program MBG.
“Termasuk di antaranya di dalam kaitan melalui MBG,” kata Chatib.
Dalam kesempatan itu, Firman Hidayat melaporkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia dalam kondisi baik.
Dia juga mengatakan bahwa kondisi saat ini jauh dari kondisi krisis 1998.
Salah satu yang diingatkan adalah dampak pelemahan Rupiah yang tembus level Rp 18.000/US$ terhadap kenaikan harga.
Dalam kesempatan itu dihadiri Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Anggota DEN seperti Chatib Basri, dan Hario Seto, dan Mochammad Firman Hidayat.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Salah satu isu penting yang harus diperhatikan itu adalah kemungkinan mengenai risiko kenaikan harga-harga yang bisa terjadi akibat dari pelemahan Rupiah.
Analisis mendalam tentang Luhut Cs Ingatkan Prabowo Soal Risiko Harga Naik Imbas Dolar Rp 18.000 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
