IHSG Masih Tertekan Aksi Jual, 646 Saham Merah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Masih Tertekan Aksi Jual, 646 Saham Merah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Menurutnya, pangkalan AS dan aset Israel di kawasan kini menjadi target yang sah.

Presiden AS Donald Trump yang telah menerima laporan mengenai serangan tersebut mengatakan aksi Iran tidak akan membantu proses negosiasi.

Dampak dari hal tersebut adalah bisa memicu outflow dari emerging market, seperti Indonesia. akibat Indeks dolar yang menguat menandai investor kembali memburu dolar AS

Trump juga disebut akan menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak membalas serangan Iran.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan gencatan senjata berlaku melalui syarat konflik juga dihentikan di seluruh front, termasuk Lebanon.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk cukup dalam dan masih memperpanjang tren koreksi tajam yang terjadi sejak tiga bulan terakhir.

Berdasarkan data perdagangan, pada penutupan perdagangan sesi pertama IHSG tercatat berada di level 5.434,30, merosot 160,46 poin atau anjlok 2,87%.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan jual di pasar saham domestik masih tak terbendung.

Nilai transaksi sudah mencapai Rp 12,92 triliun melalui volume perdagangan menyentuh 20,24 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,38 juta kali.

Diketahui, pagi tadi indeks sempat terkoreksi lebih dari 4% hanya dalam waktu sekitar 10 menit perdagangan menunjukkan tekanan jual yang sangat agresif dan mengindikasikan kepanikan masih mendominasi sentimen pasar pagi ini.

Nyaris seluruh sektor perdagangan melemah, dengan hanya sektor barang baku yang menguat.

Secara intraday, indeks bahkan sempat menyentuh level terendah di 5.346,91.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Mentan Amran Laporkan 300 Perusahaan Sawit

Aksi jual terjadi secara masif di hampir seluruh penjuru pasar.

Dampak dari hal tersebut adalah mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara berkembang.

“Selain itu kebutuhan (dolar) domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran ULN,” kata Destry, dalam pesan singkat kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (8/6/2026).

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260604155848-19-740192/video-rupiah-ihsg-anjlok-ini-instrumen-pilihan-manajer-investasi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/740192?comscore=off”,”time”:627,”title”:”Video: Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/04/saat-rupiah-ihsg-anjlok-parah-ini-instrumen-pilihan-manajer-investasi-1780564081216_169.png”}]’); Next Article Breaking News! akibat Rupiah pun bisa makin terancam.

Dalam sepekan lalu, rupiah ambruk hingga level Rp 18.000/US$1.

Deputi Gubernur BI Destry Damayanti menuturkan pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai,

Iran memperingatkan respons yang lebih luas akan dilakukan jika serangan kembali terjadi.

Ketegangan ini mengancam upaya perdamaian yang masih rapuh.

Iran menuntut penghentian perang di Lebanon dan pencabutan blokade AS, sementara Washington meminta Teheran menyerahkan material nuklirnya dan menghentikan ambisi senjata nuklir.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 dalam Konferensi Pers APBN KiTA yang digelar pada Jumat (5/6/2026).

Di tengah ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Menkeu menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap solid melalui realisasi APBN yang menunjukkan tren sangat positif.

Posisi defisit APBN saat ini masih sangat terjaga, terukur, dan sesuai desain APBN 2026.

Sebanyak 646 saham tercatat melemah, hanya 88 saham menguat, sementara 79 saham stagnan.

Angka ini lebih tinggi sedikit dibandingkan Rp164,4 triliun atau 0,64% dari PDB pada akhir April 2026.

“Realisasi APBN sampai Mei 2026 terus menunjukkan positif,” kata Purbaya, dalam konferensi pers, dikutip Senin (8/6/2026).

Defisit fiskal masih menjadi sorotan tajam bagi investor, utamanya di tengah gejolak perang yang membuat harga energi dan turunannya meningkat yang diperkirakan membuat biaya-biaya semakin mahal.

Sementara itu, indeks dolar kembali terbang ke level 100,069 atau tertinggi sejak akhir Maret 2026.

Pembiayaan anggaran juga dikelola secara prudent, efisien, dan fleksibel mengikuti dinamika pasar keuangan.

Defisit APBN meningkat tipis mencapai Rp 180,4 triliun atau 0,70% dari PDB.

IHSG Masih Tertekan Aksi Jual, 646 Saham Merah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741002, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260608121754-17-741002/ihsg-masih-tertekan-aksi-jual-646-saham-merah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 08 June 2026 12:55 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

Sektor kesehatan, teknologi dan konsumer non-primer tercatat mengalami koreksi paling dalam hari ini.

Emiten yang menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini termasuk TLKM, BBRI dan BBCA.

Pasar keuangan Indonesia masih akan dihadapkan melalui dinamika mulai dari perang hingga investor yang terus mencermati ketahanan fiskal dalam negeri.

Iran dilaporkan meluncurkan rudal ke Israel pada Minggu (7/6/2026), pertama kalinya sejak gencatan senjata antara Teheran dan Washington berlaku pada April lalu.

Ketua Parlemen Iran, Mohammed Baqer Ghalibaf, menuding blokade laut AS serta serangan Israel di Lebanon sebagai pelanggaran kesepakatan.

Analisis mendalam tentang IHSG Masih Tertekan Aksi Jual, 646 Saham Merah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *