Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Misbakhun Soal Konsolidasi Bank: Jangan Hanya Diukur dari Modal yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dinamika persaingan telah mendorong bank-bank melakukan konsolidasi secara bertahap,” tegas Misbakhun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain membahas konsolidasi perbankan, Misbakhun juga menyoroti berbagai perkembangan yang muncul seiring percepatan digitalisasi sektor keuangan.
Tetapi bagi sebagian perbankan, terutama yang skalanya lebih kecil, digitalisasi masih menjadi tantangan tersendiri,” kata Misbakhun.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260423131440-19-729212/video-bi-fokus-perkuat-jaga-sektor-keuangan-nilai-tukar-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/729212?comscore=off”,”time”:90,”title”:”Video: BI Fokus Perkuat Jaga Sektor Keuangan & Nilai Tukar Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/23/bi-siap-mempertahankan-stabilitas-jaga-peluang-pertumbuhan-ekonomi-1776928152333_169.png”}]’); Next Article Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun pun menyoroti dampak konsolidasi perbankan nasional dalam implementasi UU P2SK ini.
Perbanas digitalisasinya sangat kuat, kemudian menyusul kelompok lainnya.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Komisi XI DPR RI bersama pemerintah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) untuk dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI yang diadakan hari ini, Kamis (4/6/2026).
Dari 17 belas poin revisi dalam UU P2SK ini, salah satunya membahas mengenai konsolidasi perbankan nasional.
Menurutnya, transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam industri perbankan yang perlu diantisipasi bersama oleh regulator maupun pelaku industri.
Ia menilai perkembangan layanan digital tidak berlangsung merata di seluruh kelompok perbankan.
Sejumlah bank besar dinilai memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam mengembangkan layanan digital, sementara sebagian bank skala kecil masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi infrastruktur, investasi teknologi, maupun kemampuan adaptasi terhadap perubahan model bisnis.
“Digitalisasi perbankan ini kan mulai banyak.
Menurutnya, kebijakan konsolidasi perlu dikaji secara komprehensif agar tidak hanya berfokus pada aspek permodalan, tetapi juga memperhatikan karakteristik dan peran masing-masing kelompok perbankan.
Baca: IHSG Ambruk 4% Lebih, Purbaya Salahkan Banyak Rumor Negatif
“Konsolidasi perbankan tidak bisa hanya diukur dari aspek permodalan.
Sejumlah kelompok perbankan, seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), dinilai memiliki peran dan model bisnis yang berbeda dibandingkan bank-bank besar nasional.
Misbakhun pun menegaskan Komisi XI DPR RI akan berupaya memastikan implementasi UU P2SK mampu mengakomodasi kebutuhan industri secara menyeluruh.
Misbakhun Soal Konsolidasi Bank: Jangan Hanya Diukur dari Modal Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 739938, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260604070431-17-739938/misbakhun-soal-konsolidasi-bank-jangan-hanya-diukur-dari-modal’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); haa, CNBC Indonesia 04 June 2026 08:10 Foto: Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun saat menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Sabtu (23/5/2026).
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap perkembangan sektor jasa keuangan nasional.
“Konsolidasi perbankan pada dasarnya merupakan proses yang berlangsung secara natural dalam perkembangan industri.
Faktor penyebabnya adalah sektor perbankan memiliki karakteristik yang beragam. yang mengakibatkan Karakteristik dan peran masing-masing kelompok perbankan juga perlu menjadi perhatian,,” ujar Misbakhun dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja P2SK Komisi XI DPR RI bersama Perbanas, Himbara, Perbarindo, dan Asbanda, di Nusantara I, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (4/6/2026).
Dia pun menjelaskan bahwa pembahasan mengenai permodalan ini menjadi penting
Analisis mendalam tentang Misbakhun Soal Konsolidasi Bank: Jangan Hanya Diukur dari Modal akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
