Breaking! IHSG Tiba-Tiba Ambruk 1,60%, Saham Konglo Balik Arah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! IHSG Tiba-Tiba Ambruk 1,60%, Saham Konglo Balik Arah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sebagai catatan ini adalah surplus dalam 72 bulan beruntun sejak Mei 2020.

Lalu Badan Pusat Statistik (BPS) juga melaporkan inflasi pada Mei 2026 sebesar 0,28% secara bulanan atau month to month (mtm).

Namun kurang dari 15 menit setelah pasar buka IHSG anjlok 1,60% ke level 6.096,28 dan kehilangan nyaris 100 poin.

Nilai transaksi di awal perdagangan tercatat sebesar Rp 2,64 triliun melalui volume 4,45 miliar saham dan frekuensi 334 ribu kali transaksi.

Angka ini merupakan perbaikan setelah PMI mencatat kontraksi pada April 2026 (49,1).

Kenaikan tersebut didorong oleh membaiknya permintaan domestik.

Indeks Topix juga menguat 0,93%, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,32%.

Berbeda melalui pasar Jepang dan Australia, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong menunjukkan pelemahan.

Kondisi ini membuat aktivitas perdagangan di kawasan Asia relatif lebih terfokus pada pasar Jepang, Australia, dan Hong Kong.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah melanjutkan kenaikan di tengah kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik Timur Tengah.

Di sisi lain, belum dicairkan kepada dunia usaha (undisbursed loan) alias kredit nganggur mencapai Rp2.527 triliun per Maret 2026. sedangkan Adapun, inflasi tahun kalender mencapai 1,35% dan inflasi tahunannya mencapai 3,08%.

Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.

Sentimen utama lainnya adalah terkait jumlah kapasitas pembiayaan yang telah disetujui perbankan

Setelah sama-sama menguat pada perdagangan Selasa kemarin, pasar keuangan Indonesia kembali diuji pada hari ini.

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dirilis S&P Global hari ini, Selasa (2/6/2026) menunjukkan PMI Indonesia berada di 50,0 pada Mei 2026.

Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 1,16% menjadi US$94,92 per barel, sedangkan Brent untuk pengiriman Juli diperdagangkan di kisaran US$96 per barel.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260513132725-19-734708/video-msci-depak-18-sahampelaku-pasar-yakin-ri-tetap-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/734708?comscore=off”,”time”:643,”title”:”Video: MSCI Depak 18 Saham,Pelaku Pasar Yakin RI Tetap Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/13/msci-depak-18-saham-ri-bos-sekuritas-yakin-ri-bertahan-di-emerging-market-1778654370942_169.png”}]’); Next Article IHSG Galau, Dibuka Menguat Tiba-Tiba Terjun Bebas ke Zona Merah

IHSG Tiba-Tiba Ambruk 1,60%, Saham Konglo Balik Arah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 739633, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260603091156-17-739633/breaking-ihsg-tiba-tiba-ambruk-160-saham-konglo-balik-arah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 03 June 2026 09:17 Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba anjlok setelah sem sempat dibuka menguat pada perdagangan Rabu (3/6/2026).

Pada awal perdagangan, IHSG melesat 11,67 poin atau 0,19% ke posisi 6.207.

Pesanan dari luar negeri turun untuk bulan ketiga beruntun dan mencatat penurunan terdalam sejak Agustus 2021, seiring berlanjutnya gangguan perdagangan akibat konflik di Timur Tengah.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengumumkan neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 surplus US$ 90 juta.

Sementara itu, kelompok bank KBMI 1 dan KBMI 2 menjadi segmen yang paling banyak mengalami penurunan nilai undisbursed loan.

Sementara itu bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu (3/6/2026), melalui indeks utama Jepang mencetak rekor tertinggi baru.

Melansir CNBC, Investor tampak mengabaikan ketidakpastian terkait negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Sentimen pasar masih dibayangi meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Surplus ini menyusut dibanding catatan pada Maret 2026 yang senilai US$ 3,32 miliar.

Kondisi surplus itu disebabkan nilai ekspor sebesar US$ 25,30 miliar, sedangkan impor US$ 25,21 miliar.

Saham-saham tersebut yang menjadi bahan bakar kenaikan IHSG pada perdagangan sesi sebelumnya hari ini malah tercatat kompak ambruk dan menjadi pemberat kinerja indeks.

Baca: Rupiah Dibuka Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik Jadi Rp17.870

Sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri akan membayangi IHSG dan rupiah.

Menurutnya, terdapat berbagai alasan yang membuat fasilitas kredit yang telah disetujui belum dicairkan oleh nasabah.

Ia mengungkapkan pertumbuhan undisbursed loan terbesar justru terjadi pada kelompok bank besar.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Iran telah menempatkan ranjau di sebagian besar wilayah Selat Hormuz serta melakukan serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di jalur pelayaran tersebut.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 0,91% dan mencetak rekor tertinggi baru.

Faktor penyebabnya adalah libur nasional. yang mengakibatkan Hang Seng futures terakhir diperdagangkan di level 25.853, lebih rendah dibandingkan penutupan indeks Hang Seng sebelumnya di posisi 26.038,32.

Pasar saham Korea Selatan ditutup

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa sebagian pelaku usaha masih menahan ekspansinya.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Nixon Napitupulu mengatakan, nilai undisbursed loan perbankan memang mengalami kenaikan sebesar 7,35% secara tahunan pada Maret 2026.

Pesanan baru tumbuh untuk bulan kedua berturut-turut melalui laju tercepat sejak Februari.

Namun, kinerja pasar ekspor masih menjadi titik lemah.

Sebanyak 149 saham tercatat menguat, 398 melemah, dan 159 bergerak stagnan.

Saham-saham konglomerat tercatat masih menjadi yang paling ramai ditransaksikan hari ini.

Analisis mendalam tentang Breaking! IHSG Tiba-Tiba Ambruk 1,60%, Saham Konglo Balik Arah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *