Alert! Asing Net Sell Jumbo Rp8,52 Triliun, 10 Saham Ini Ramai Dilego

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Alert! Asing Net Sell Jumbo Rp8,52 Triliun, 10 Saham Ini Ramai Dilego yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(DSSA) – Rp173 miliar

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733893511853-0’); }); [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260513132724-19-734709/video-selamatkan-ihsg-rupiah-investor-butuh-aksi-nyata-pemerintah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/734709?comscore=off”,”time”:560,”title”:”Video: Selamatkan IHSG & Rupiah, Investor Butuh Aksi Nyata Pemerintah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/13/selamatkan-ihsg-rupiah-investor-butuh-aksi-nyata-pemerintah-perkuat-ekonomi-atasi-defisit-apbn-1778654441966_169.png”}]’); Next Article Net Sell Tembus Rp 1,1 Triliun, Asing Terciduk Banyak Lepas Saham ini

(BMRI) – Rp390 miliar

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

    (ANTM) – Rp263 miliar

  • PT Barito Renewables Energy Tbk.

    (BBCA) tercatat mengalami aksi jual paling jumbo melalui nilai net sell asing mencapai Rp 1,96 triliun.

    Faktor penyebabnya adalah likuiditas dan kualitas aset bank-bank besar masih cukup solid,” kata Elandry.

    “Jadi untuk investor menengah-panjang, kondisi ini menurut saya masih lebih ke healthy consolidation dibanding perubahan tren besar,” lanjutnya.

    Berikut adalah daftar saham yang paling banyak dilepas asing hari ini:

    1. PT Bank Central Asia Tbk. yang mengakibatkan Lantas, ada capital flow sementara keluar dari big banks.

      “Namun sejauh ini saya melihat koreksinya masih relatif normal dan belum mengubah outlook sektor perbankan secara fundamental,

      Asing Net Sell Jumbo Rp8,52 Triliun, 10 Saham Ini Ramai Dilego Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 29 May 2026 18:44 Foto: Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

      (BREN) – Rp254 miliar

    2. PT Barito Pacific Tbk.

      “Jadi wajar kalau menjelang weekend sebagian pelaku pasar memilih locking profit terlebih dahulu,” kata Elandry kepada CNBC Indonesia, Jumat (29/5/2026).

      Selain itu, Elandry menyebut sentiment global terhadap pasar masih cenderung mixed, terutama terkait arah suku bunga Federal Reserve, pergerakan yield obligasi AS, dan pelemahan rupiah yang membuat risk appetite investor asing sedikit lebih berhati-hati di akhir sesi.

      Di sisi lain, Elandry menyorot rotasi dana juga terlihat mulai bergerak ke beberapa saham konglomerasi dan cyclical yang belakangan lebih aktif.

      (TPIA) yang dilego asing hingga Rp 1,94 triliun.

      Diketahui mayoritas bank berkapitalisasi besar diketahui ditutup di zona merah melalui tekanan jual yang cukup dalam.

      Pengamat pasar modal Elandry Pratama mengatakan koreksi saham-saham big banks tersebut lebih banyak dipengaruhi aksi profit taking jangka pendek, setelah beberapa hari sebelumnya perbankan sudah rebound cukup signifikan.

      (AMMN) – Rp1,61 triliun

    3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

      (BRPT) – Rp201 miliar

    4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

      (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

      Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) jumbo pada perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2026).

      Berdasarkan data Stockbit, nilai transaksi jual bersih (net sell) asing di saham-saham Indonesia mencapai Rp8,52 triliun di seluruh pasar. Secara rinci, asing membukukan net sell sebesar Rp 8,36 triliun di pasar reguler dan Rp 160 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

      Baca: Rebalancing MSCI & Isu DHE Picu Transaksi Jumbo Rp50 Triliun di BEI

      Tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham perbankan hingga emiten milik konglomerat.

      PT Bank Central Asia Tbk.

      Lalu emiten konglo dengan tekanan jual asing terbesar adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk.

      (BBRI) – Rp738 miliar

    5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

      (TPIA) – Rp1,94 triliun

    6. PT Amman Mineral Internasional Tbk.

      (AMRT) – Rp364,68 miliar

    7. PT Aneka Tambang Tbk.

      (BBCA) – Rp1,96 triliun

    8. PT Chandra Asri Pacific Tbk.

      Analisis mendalam tentang Alert! Asing Net Sell Jumbo Rp8,52 Triliun, 10 Saham Ini Ramai Dilego akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

      📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

      Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

  • By

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *