Harga Minyak Mentah Dunia Ambruk, Turun Lebih dari 5%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Mentah Dunia Ambruk, Turun Lebih dari 5% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah sekitar 20% pasokan minyak dunia melintas di kawasan itu sebelum konflik pecah.

“Selat itu akan terbuka bagi semua orang. yang mengakibatkan Jalur tersebut merupakan titik vital perdagangan energi global

Namun, Gedung Putih membantah laporan mengenai adanya nota kesepahaman tersebut dan menyebutnya sebagai “rekayasa sepenuhnya.”

Pasar minyak sempat bergejolak dalam beberapa hari terakhir setelah AS dan Iran berada di ambang kesepakatan sekaligus risiko eskalasi militer baru.

REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/Foto Arsip

Jakarta, CNBC Indonesia – Sentimen global memberikan angin segar pada harga minyak dunia.

Di sisi lain, memiliki opsi lain jika hal itu tidak berhasil, kemungkinan merujuk pada serangan militer baru.

Baca: Dolar AS Ambruk di Asia, Won – Yuan Terbang

“Intinya adalah kami lebih memilih jalur diplomasi yang dinegosiasikan dan kami akan memberikan setiap kesempatan agar berhasil,” kata Rubio mengutip CNBC Internasional, Kamis (28/5/2026).

Presiden AS Donald Trump turut menegaskan bahwa Iran tidak akan diizinkan menguasai Selat Hormuz dalam kesepakatan apa pun. sedangkan Meski Presiden Donald Trump lebih memilih diplomasi,

Sementara itu, minyak acuan global Brent juga melemah lebih dari 5% dan berakhir di posisi US$94,29 per barel.

Pernyataan Rubio disampaikan dalam rapat kabinet di Gedung Putih.

Itu adalah perairan internasional, tidak ada yang akan mengendalikannya,” kata presiden dalam rapat kabinetnya.

Sebelumnya, mengitip Reuters, televisi pemerintah Iran telah mengatakan Teheran telah berkomitmen untuk memulihkan lalu lintas komersial melalui Hormuz ke tingkat sebelum perang dalam waktu satu bulan setelah kesepakatan melalui AS.

Bahkan Itan mengusulkan pengelolaan lalu lintas kapal bersama Oman.

Sebagai respons, Teheran mengancam akan melakukan pembalasan.

Para pakar industri meragukan aliran minyak akan segera kembali ke level praperang.

Penurunan harga minyak tersebut dipicu pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, yang menegaskan bahwa Washington masih membuka ruang besar bagi keberhasilan negosiasi melalui Iran.

Mengutip CNBC Internasional, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup merosot lebih dari 5% ke level US$88,68 per barel.

Hal ini membuat harga minyak turun di atas 5% pada perdagangan Rabu (28/5/2026).

Ia mengatakan pembicaraan antara AS dan Iran menunjukkan perkembangan positif meski situasi di kawasan Timur Tengah masih diliputi ketegangan.

Pasukan AS diketahui melancarkan serangan ke wilayah selatan Iran yang disebut Pentagon sebagai langkah defensif.

Meski peluang diplomasi kembali terbuka, pelaku industri menilai pemulihan pasokan minyak tidak akan berlangsung cepat.

Kepala Abu Dhabi National Oil Co.

(ADNOC), Sultan Ahmed al-Jaber, sebelumnya memperkirakan arus minyak global membutuhkan setidaknya empat bulan untuk kembali mencapai 80% dari kapasitas normal, bahkan jika konflik berhenti saat ini juga.

Menurutnya, pemulihan penuh kemungkinan baru terjadi pada kuartal I atau II tahun 2027.

(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260525111053-19-737764/video-ftse-russel-hapus-4-saham-ri–rupiah-melemah-ke-rp-17720-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/737764?comscore=off”,”time”:374,”title”:”Video: FTSE Russel Hapus 4 Saham RI – Rupiah Melemah ke Rp 17.720/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/25/ftse-russel-hapus-4-saham-ri-rupiah-melemah-ke-rp-17720usd-1779682425391_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Masih Terbang, OPEC+ Siap Kerek Produksi

Harga Minyak Mentah Dunia Ambruk, Turun Lebih dari 5% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 738409, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260528065232-17-738409/harga-minyak-mentah-dunia-ambruk-turun-lebih-dari-5’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 28 May 2026 08:15 Foto: Ilustrasi kilang minyak, dan peta yang menunjukkan Selat Hormuz dan Iran tampak dalam ilustrasi ini yang diambil pada 2 Maret 2026.

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Mentah Dunia Ambruk, Turun Lebih dari 5% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *