IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ketegangan kawasan sebelumnya sempat memicu lonjakan harga minyak dan gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

Bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan pagi ini seiring melalui meningkatnya optimisme investor terhadap potensi kemajuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Indeks utama Korea Selatan mencetak rekor baru dengan melesat ke level tertinggi sepanjang masa di 8.094,90.

Sementara itu, indeks saham lapis kecil Kosdaq turut menguat 2,12%.

IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 738089, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260526121433-17-738089/ihsg-sesi-1-melemah-091-ke-level-6149’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 26 May 2026 12:55 Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan Selasa (26/5/2026), melanjutkan tekanan setelah sehari sebelumnya sempat menguat.

Pada akhir perdagangan sesi pertama, IHSG turun 56,67 poin atau 0,91% ke posisi 6.149,68.

Namun, Washington dan Teheran masih belum yakin kesepakatan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Optimisme pasar membuat harga minyak anjlok, melalui Brent turun 7% ke US$96,14 per barel dan WTI melemah lebih dari 6% ke US$90,30 per barel.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berjalan baik, tetapi memperingatkan AS bisa kembali menyerang jika negosiasi gagal.

Sementara itu, Menlu AS Marco Rubio menegaskan diplomasi masih menjadi prioritas utama.

Di sisi lain, Israel tetap meningkatkan serangan terhadap Hezbollah di Lebanon, sementara Iran mengklaim berhasil menembak jatuh drone siluman di kawasan Teluk Persia.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,18% setelah sehari sebelumnya menembus level psikologis 65.000 untuk pertama kalinya.

Indeks Topix juga melemah 0,36% di tengah aksi ambil untung investor, sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,17% pada awal perdagangan.

Futures indeks Hang Seng Hong Kong juga bergerak lebih rendah.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260507162728-19-733179/video-benar-ihsg-selalu-menguat-saat-ekonomi-naik-ini-fakta-pahitnya”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733179?comscore=off”,”time”:762,”title”:”Video: Benar IHSG Selalu Menguat Saat Ekonomi Naik?

Pasar keuangan akan ditutup pada Rabu dan Kamis sebelum dibuka lagi pada Jumat.

Sementara itu, negosiasi AS-Iran di Doha untuk mengakhiri perang tiga bulan mulai menunjukkan kemajuan, termasuk pembahasan pembukaan kembali Selat Hormuz dan isu nuklir Iran.

Ini Fakta Pahitnya”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/cnbc-indonesia-tv-1778146766866_169.jpeg”}]’); Next Article Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

Indeks sempat bergerak di rentang 6.132,57 hingga 6.286,87.

Baca: Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

Nilai transaksi perdagangan sesi pertama tercatat sebesar Rp 9,13 triliun melalui volume 15,32 miliar saham dan frekuensi 1,21 juta kali transaksi.

Sebanyak 253 saham tercatat menguat, 396 melemah, dan 169 bergerak stagnan.

Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dibukukan sektor konsumer primer, properti dan finansial.

Secara spesifik, emiten yang paling menekan kinerja IHSG hari ini adalah emiten blue chip kapitalisasi pasar jumbo, termasuk Astra International (ASII) dengan sumbangsih pelemahan 11,97 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -10,98 poin dan Bank Central Asia (BBCA) -9,7 poin.

Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini diperkirakan akan banyak dibayangi sentimen wait and see mengingat adanya libur panjang Idul Adha.

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *