Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga agar imbal hasil atau yield obligasi tetap stabil di tengah arus keluar modal asing.

Sepanjang pekan lalu, pemerintah tercatat telah melakukan intervensi melalui pembelian Surat Berharga Negara atau SBN di pasar sekunder sekitar Rp2,2 triliun.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Akhiri Tahun Menguat 0,51%, Dolar AS Turun ke Rp16.670

Penguatan rupiah terjadi seiring melemahnya dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau melalui apresiasi 0,06% ke level Rp17.680/US$.

Kondisi ini membalikkan posisi rupiah pada perdagangan terakhir pekan lalu.

Purbaya menyebut nilai tukar rupiah ditargetkan bisa bergerak menuju level Rp15.000/US$ dari posisi saat ini yang masih berada di atas Rp17.000/US$.

Purbaya mengatakan dirinya akan mengambil langkah baru pada pekan ini untuk mendorong penguatan mata uang Garuda.

Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,26% ke level 98,981.

//

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737704, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260525084405-17-737704/rupiah-dibuka-menguat-tipis-dolar-as-turun-ke-rp17690’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 25 May 2026 09:05 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026).

IHSG Dibuka Naik 1%

Kondisi tersebut membuat dolar AS tertekan pada awal pekan ini.

Pada Jumat (22/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,28% ke posisi Rp17.690/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah.

Pelemahan greenback membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Dalam konteks tersebut, ia juga menyinggung penerapan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam atau DHE SDA yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026.

Aturan baru DHE SDA tersebut diharapkan dapat membuat devisa dari ekspor komoditas, seperti batu bara dan CPO, lebih banyak bertahan di dalam negeri.

Selain aturan DHE, pemerintah juga telah menjalankan program stabilisasi rupiah melalui intervensi di pasar obligasi.

Tekanan terhadap dolar AS muncul di tengah harapan bahwa negosiasi antara AS dan Iran mulai menunjukkan perkembangan.

Sentimen ini ikut mendorong harga minyak turun ke bawah US$100 per barel, meski pemerintahan Presiden AS Donald Trump masih meredam ekspektasi bahwa kesepakatan melalui Iran bisa dicapai dalam waktu dekat.

Baca: Breaking News!

Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *