Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737646, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260525044032-17-737646/net-sell-asing-melandai-jelang-msci-efekftif-saham-ini-banyak-dibuang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 25 May 2026 07:00 Foto: Ilustrasi orang berdoa melalui latar belakang Bursa Saham Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Pelemahan ini menjadikan IHSG sebagai salah satu indeks melalui kinerja terburuk di kawasan Asia dan ASEAN dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar bursa juga menyusut 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dari sebelumnya Rp11.825 triliun.

Saham-saham konglomerasi Prajogo Pangestu menjadi pemberat utama IHSG pekan lalu.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok 53,49% dan menjadi laggard terbesar IHSG melalui kontribusi negatif 47,55 poin.

Namun frekuensi transaksi turun 6,5% menjadi 2,36 juta kali transaksi.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518122056-19-735543/video-diterjang-aksi-jual-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735543?comscore=off”,”time”:140,”title”:”Video: Diterjang Aksi Jual, IHSG Sempat Koreksi Lebih Dari 4,6%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/diterjang-aksi-jual-investor-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46-1779083165222_169.png”}]’); Next Article Bank dan Komoditas Kena Hantam, Asing Net Sell Rp686 Miliar

Disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp624 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp589,1 miliar.

Selain itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga mencatat net sell Rp516,6 miliar, diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp438,7 miliar dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp398,9 miliar.

Berikut daftar saham melalui net sell asing terbesar pada 18-22 Mei 2026:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1,03 triliun
  2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp624 miliar
  3. PT Aneka Tambang (Persero)Β Tbk (ANTM) Rp589,1 miliar
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp516,6 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp438,7 miliar
  6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp398,9 miliar
  7. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp397,3 miliar
  8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp314,2 miliar
  9. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp262,7 miliar
  10. PT Astra International Tbk (ASII) Rp225,2 miliar

Baca: IHSG Pekan Pendek: Danantara, China & Inflasi AS Jadi Fokus

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 8,35% sepanjang perdagangan 18-22 Mei 2026 ke level 6.162,045.

Pada perdagangan sepekan 18-22 Mei 2026, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp809,1 miliar di pasar reguler.

Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan periode-periode sebelumnya yang masih mencatat arus keluar dana asing dalam skala triliunan rupiah.Β 

Sebagai perbandingan, pada 27-30 April 2026, arus keluar dana asing bahkan sempat mencapai sekitar Rp5,5 triliun di pasar reguler.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Pada periode 4-8 Mei 2026 investor asing tercatat melakukan net sell sekitar Rp2,4 triliun di pasar regulerΒ dan meningkat menjadi Rp3,2 triliun pada 11-13 Mei 2026.

Adapun berdasarkan data Bursa, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing melalui nilai jual bersih mencapai Rp1,03 triliun.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Aksi jual bersih (net sell) investor asing di pasar saham Indonesia mulai menurun menjelang perubahan indeks MSCI yang akan berlaku efektif pada akhir Mei 2026.

Disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 47,34% serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang merosot 23,44%.

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian bursa justru naik 15,68% menjadi Rp21,77 triliun.

Analisis mendalam tentang Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *