Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Transaksi Digital Melonjak, tapi Ternyata Warga RI Masih Suka Cash yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Transaksi Digital Melonjak, tapi Ternyata Warga RI Masih Suka Cash Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737363, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260523125112-17-737363/transaksi-digital-melonjak-tapi-ternyata-warga-ri-masih-suka-cash’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zahwa Madjid, CNBC Indonesia 23 May 2026 13:05 Foto: Direktur Keuangan & Strategi – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Novita Widya Anggraini saat menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Sabtu (23/5/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Faktor penyebabnya adalah masih ada kelompok masyarakat yang mengandalkan transaksi tunai.
“Bagaimana perbankan menyesuaikan dengan perilaku masyarakat ini menjadi challenge,” katanya.
Oleh karena itu, Bank Mandiri mengaku tetap memperkuat layanan digital dan jaringan offline secara bersamaan untuk melayani seluruh segmen nasabah di Indonesia.
“Kita tetap memperkuat online dan offline branch untuk men-service semua nasabah,” pungkasnya.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260421153031-19-728538/video-bank-mandiri-cetak-laba-rp-154-triliun-di-kuartal-i-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/728538?comscore=off”,”time”:992,”title”:”Video: Bank Mandiri Cetak Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/21/q1-2026-bank-mandiri-cetak-laba-rp-154-triliun-1776760679526_169.png”}]’); Next Article Bos BRI Bicara Evolusi Perbankan, Singgung Digitalisasi hingga AI yang mengakibatkan Mulai dari beli transportasi online, top up e-money, transfer, sampai bayar uang sekolah,” ujarnya.
Meski demikian, Bank Mandiri menilai perbankan tidak bisa sepenuhnya meninggalkan layanan offline
Sementara sekitar 10% transaksi berasal dari uang elektronik.
Novita menjelaskan perilaku transaksi masyarakat berubah seiring meningkatnya dominasi generasi muda dalam penggunaan internet.
“Millennial dan Gen Z ini ternyata interaksi sehari-harinya 95% menggunakan internet,” katanya.
Ia menambahkan sekitar 93% penggunaan internet nasional saat ini didominasi kelompok milenial dan Gen Z yang secara populasi mencapai hampir 60% dari total penduduk Indonesia.
Baca: Bos BRI Bicara Evolusi Perbankan, Singgung Digitalisasi hingga AI
Menurut Novita, perubahan perilaku tersebut turut mendorong lonjakan transaksi digital di Bank Mandiri, khususnya melalui aplikasi Livin’.
Dalam sehari, transaksi yang mengakses aplikasi Livin’ disebut telah mencapai sekitar 10 juta transaksi.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Yogyakarta, CNBC Indonesia — Bank Mandiri mengungkapkan masyarakat Indonesia masih cukup bergantung pada transaksi tunai di tengah pesatnya pertumbuhan layanan digital banking dan penggunaan internet oleh generasi muda.
Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan transaksi digital memang terus meningkat seiring dominasi generasi milenial dan Gen Z dalam aktivitas internet nasional.
Namun, penggunaan uang tunai masih relatif besar.
“Kami punya data bahwa masih ada sekitar 39% transaksi masyarakat yang sifatnya cash,” ujar Novita dalam Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Menurutnya, transaksi tunai tersebut tidak hanya dilakukan melalui cabang bank, tetapi juga lewat mesin ATM.
Di sisi lain, sekitar 48%-49% transaksi masyarakat kini telah dilakukan melalui internet banking dan mobile banking.
Bahkan pada periode tertentu jumlahnya dapat menembus 13 juta transaksi per hari.
“Di Livin itu fungsinya benar-benar untuk daily life.
Analisis mendalam tentang Transaksi Digital Melonjak, tapi Ternyata Warga RI Masih Suka Cash akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
