Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Ditutup Turun 3,54%, Rontok ke Level 6.000-an yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bursa Malaysia juga turun 0,54%.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan penyebab pelemahan IHSG kali ini berbeda melalui sebelumnya yang berasal dari sentimen penyesuaian atau rebalancing MSCI.
Menurutnya, berbagai perkembangan informasi terakhir terkait dengan kebijakan global maupun dalam negeri juga turut berdampak secara langsung maupun tidak langsung yang mempengaruhi proyeksi atau persepsi kinerja emiten-emiten yang tercatat di bursa pada kesempatan pendek, menengah, dan jangka panjang.
Hasan menjelaskan satu penyebab koreksi IHSG juga berasal dari sikap investor yang merespons sejumlah kebijakan pemerintah yang telah diumumkan pada Presiden RI Prabowo Subianto.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo telah mengatakan penjualan semua hasil sumber daya alam Indonesia mulai dari minyak kelapa sawit, batu bara dan besi fero alloy, wajib dilakukan melalui BUMN yang bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
Sentralisasi ini secara spesifik dirancang sebagai fasilitas pemasaran untuk memberantas praktik kurang bayar, transfer pricing, serta memastikan penyerapan Devisa Hasil Ekspor secara optimal di dalam sistem keuangan domestik.
“Saya kira pasti ya, artinya itu pasti direspons secara jangka pendek,” kata Hasan saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Sementara itu, Pjs.
Jadi kami sih positif,” tutur Jeffrey.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518122056-19-735543/video-diterjang-aksi-jual-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735543?comscore=off”,”time”:140,”title”:”Video: Diterjang Aksi Jual, IHSG Sempat Koreksi Lebih Dari 4,6%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/diterjang-aksi-jual-investor-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46-1779083165222_169.png”}]’); Next Article IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 1,85% Hari Ini
Sektor utilitas menjadi yang paling dalam koreksinya yakni mencapai 7,80%, disusul sektor energi 6,87%, dan bahan baku 6,09%.
Dari sisi penggerak indeks, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi penopang terbesar IHSG melalui kontribusi positif 2,13 poin.
Disusul PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar 1,42 poin, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 1,34 poin, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebesar 1,26 poin.
Sementara penekan terbesar IHSG datang dari saham PT Astra International Tbk (ASII) yang membebani indeks hingga 14,96 poin.
Sebanyak 700 saham ditutup melemah, hanya 91 saham menguat, sementara 168 saham stagnan.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia juga turun menjadi Rp10.553 triliun seiring anjloknya mayoritas saham berkapitalisasi jumbo.
Dari sisi sektoral, seluruh sektor berada di zona merah.
Hang Seng Hong Kong turun 1,03%, Shanghai Composite melemah 2,04%, dan Shenzhen terkoreksi 2,07%.
Koreksi tajam ini membuat IHSG kehilangan 223,56 poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level 6.318,50.
Sejak awal sesi, IHSG sempat bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.378,81 sebelum akhirnya terus melemah hingga menyentuh titik terendah di 6.080,95.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Nilai transaksi pasar tercatat cukup besar mencapai Rp18,03 triliun melalui volume perdagangan 33,45 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,11 juta kali.
Tekanan jual terjadi nyaris merata di seluruh papan perdagangan.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menekan 14,26 poin, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) 11,52 poin, serta PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) sebesar 11,21 poin.
Tekanan juga datang dari saham-saham big caps lain seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), hingga PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA).
Baca: Prajogo Pangestu Jadi Konglomerat RI Paling Boncos Tahun Ini
Di saat IHSG ambruk, mayoritas bursa Asia-Pasifik justru bergerak menguat.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk pada perdagangan Kamis (21/5/2026), seiring tekanan jual besar-besaran yang terjadi hampir sepanjang hari perdagangan.
IHSG ditutup merosot 3,54% ke level 6.094,94.
Selain itu, Jeffrey menyebut Presiden Prabowo juga sudah bertekad untuk memberikan kemudahan dalam usaha, yakni durasi perizinan yang dari 2 tahun menjadi dalam hitungan minggu saja.
“Tentu itu akan memberikan efek positif kepada perekonomian dan nanti tentunya implikasinya kepada pasar modal dalam waktu jangka menengah panjang kita.
IHSG Ditutup Turun 3,54%, Rontok ke Level 6.000-an Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736772, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521155353-17-736772/ihsg-ditutup-turun-354-rontok-ke-level-6000-an’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 21 May 2026 16:25 Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026).
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik menekankan bahwa semangat berinvestasi di pasar modal adalah untuk jangka panjang.
Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 8,42%, Nikkei Jepang terbang 3,14%, sementara bursa Taiwan naik 3,37%.
Penguatan juga terjadi di ASX 200 Australia yang naik 1,47%, NZX 50 Selandia Baru menguat 0,92%, serta indeks SET Thailand bertambah 0,45%.
Sebaliknya, beberapa bursa regional masih berada di zona merah.
Hal ini menanggapi tren koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga kembali ke level 6.000-an.
Baca: Rupiah Kembali Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.640
“Kemarin waktu ada kunjungan dari DPR dan Danantara ke sini kan, juga sudah disampaikan pesan bahwa investasi di pasar modal adalah investasi jangka panjang,” kata Jeffrey di Gedung BEI, Kamis (21/5/2026).
Ia mengatakan pihaknya meyakini bahwa fundamental ekonomi Indonesia ke depan akan semakin baik.
Analisis mendalam tentang IHSG Ditutup Turun 3,54%, Rontok ke Level 6.000-an akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
