Breaking News! IHSG Anjlok 2%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! IHSG Anjlok 2% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah pasar cenderung mengurangi mengurangi risiko. 

Sementara itu, risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menunjukkan mayoritas pejabat The Fed dalam pertemuan terakhir mereka memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga akan diperlukan jika perang dengan Iran terus memperburuk inflasi. akibat Tekanan juga terjadi pada saham-saham konglomerasi dan komoditas lainnya seperti Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Merdeka Gold Resources (MDKA), hingga Amman Mineral Internasional (AMMN).

Kenaikan BI Rate yang agresif memicu kekhawatiran investor terhadap likuiditas pasar dan kenaikan cost of capital,

Pada awal perdagangan indeks sempat dibuka menguat dan menyentuh level tertinggi harian di 6.378,81.

Sebanyak 481 saham terkoreksi, hanya 156 saham yang menguat, sementara 322 saham bergerak stagnan.

IHSG Anjlok 2% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736588, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521094345-17-736588/breaking-news-ihsg-anjlok-2’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 21 May 2026 09:50 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terpuruk pada perdagangan Kamis pagi (21/5/2026), melalui pelemahan menembus 2% di tengah aksi jual besar-besaran pada saham-saham Prajogo Pangestu.

Per pukul 09.43 WIB, IHSG ambles 2,02% atau turun 127,54 poin ke level 6.190,96.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,87 triliun melalui volume perdagangan 8,16 miliar saham dalam 546.300 kali transaksi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Tekanan di pasar saham domestik terjadi di tengah respons investor terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%.

Pelaku pasar terlihat melakukan aksi jual besar pada saham-saham dengan valuasi premium dan volatilitas tinggi, terutama emiten grup Prajogo Pangestu yang sebelumnya menjadi motor penggerak IHSG.

Baca: Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.600

Saham Barito Renewables Energy (BREN), Chandra Asri Pacific (TPIA), dan Barito Pacific (BRPT) kembali menjadi pemberat utama indeks.

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/20/mengejutkan-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-50-bps-jadi-525-1779262211664_169.png”}]’); Next Article Ini Penyebab IHSG Galau, Pagi Hijau Siang Merah

Pertemuan tersebut diwarnai empat suara “tidak setuju” (“no” votes), jumlah terbanyak sejak 1992, serta tingkat perbedaan pendapat yang tampaknya semakin tinggi mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Isu utamanya adalah dampak perang Iran terhadap harga-harga dan bagaimana hal itu akan memengaruhi kebijakan moneter.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260520142805-19-736382/video-mengejutkan-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-50-bps-jadi-525″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/736382?comscore=off”,”time”:656,”title”:”Video: Mengejutkan!

Pernyataan FOMC ini menjadi kabar buruk bagi dunia yang berharap The Fed akan segera memangkas bunga.

Investor kini memperkirakan peluang sebesar 48,6% bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga pada Desember, dan peluang 89,6% bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga saat ini pada pertemuan berikutnya di Juni

FOMC kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,5%-3,75% pada bulan lalu.

Analisis mendalam tentang Breaking News! IHSG Anjlok 2% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *