Bursa Asia Mayoritas Menguat Respons Penurunan Harga Minyak

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Mayoritas Menguat Respons Penurunan Harga Minyak yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pada saat yang sama, AS juga disebut masih melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Lembaga pemeringkat Moody’s menyatakan peluang tercapainya penyelesaian konflik yang cepat dan berkelanjutan masih kecil seiring perang di Timur Tengah memasuki bulan ketiga.

Penguatan ekonomi Jepang turut menopang pergerakan pasar saham domestik, di mana indeks Nikkei 225 naik 0,68% dan Topix menguat 1,16%.

Pelaku pasar juga menyoroti agenda pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melalui Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Futures Dow Jones Industrial Average juga bertambah 25 poin atau 0,05%.

Pada perdagangan reguler Senin waktu AS, indeks S&P 500 turun 0,07% ke level 7.403,05 dan Nasdaq terkoreksi 0,51% menjadi 26.090,73.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni tercatat turun 1,27% ke level US$107,28 per barel pada pukul 20.01 ET.

Kondisi ini membuat pasar masih berhati-hati terhadap potensi eskalasi lanjutan konflik geopolitik di kawasan tersebut.

Di tengah gencatan senjata rapuh antara AS dan Iran, Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak global masih ditutup oleh Teheran.

Trump menyebut kesepakatan masih mungkin dicapai dan akan dapat diterima oleh AS maupun negara-negara Timur Tengah, termasuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

Namun demikian, Trump menegaskan pihak militer tetap diminta bersiap melancarkan serangan skala besar sewaktu-waktu apabila tidak tercapai kesepakatan yang memadai melalui Iran.

Bursa Asia Mayoritas Menguat Respons Penurunan Harga Minyak Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735792, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260519082540-17-735792/bursa-asia-mayoritas-menguat-respons-penurunan-harga-minyak’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 19 May 2026 08:50 Foto: Bursa Jepang (AP/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka mayoritas menguat pada perdagangan Selasa (19/5/2026) seiring meredanya harga minyak dunia setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan militer yang sebelumnya dijadwalkan terhadap Iran.

Melansir CNBC, pelaku pasar menilai langkah tersebut dapat mengurangi risiko eskalasi konflik di Timur Tengah yang selama beberapa bulan terakhir membebani sentimen global.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Anjlok Terus, Berapa Seharusnya Level Wajar IHSG Sekarang?

Penurunan tersebut menjadi pelemahan dua hari beruntun bagi kedua indeks tersebut, sedangkan Dow Jones Industrial Average masih mampu naik 159,95 poin atau 0,32% ke posisi 49.686,12.

 

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518110608-19-735503/video-pltn-uea-diserang-harga-minyak-mendidih-harga-emas-ambruk-4″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735503?comscore=off”,”time”:321,”title”:”Video: PLTN UEA Diserang, Harga Minyak Mendidih & Harga Emas Ambruk 4%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/pltn-uea-diserang-drone-harga-minyak-mendidih-harga-emas-ambruk-4-1779077272707_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Dibuka Variatif, Kospi Lanjut Cetak Rekor

Angka tersebut lebih tinggi dibanding estimasi analis yang disurvei Reuters sebesar 1,7% serta melampaui pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 1,3%.

Meski demikian, data tersebut belum sepenuhnya mencerminkan dampak perang Iran yang dimulai pada akhir Februari lalu.

Situasi itu dinilai menghambat pembukaan penuh kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi dunia.

Dari Wall Street, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,1%, sementara Nasdaq 100 futures menguat 0,2%.

Sementara itu, minyak mentah Brent kontrak Juli melemah 2,67% ke posisi US$109,11 per barel.

Investor juga mencermati data produk domestik bruto (PDB) Jepang kuartal I-2026 yang tumbuh 2,1% secara tahunan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Di Korea Selatan, indeks Kospi justru melemah 1,06%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bergerak datar.

Di Australia, indeks ASX menguat 1,08% pada awal perdagangan.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.558, lebih rendah dibanding penutupan terakhir indeks di posisi 25.675,18.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan para pemimpin militer AS telah diminta membatalkan “serangan terjadwal terhadap Iran besok” setelah adanya permintaan dari pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Mayoritas Menguat Respons Penurunan Harga Minyak akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *