Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Bertahan di Rp17.650 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Suku bunga Deposit Facility juga tetap di 3,75%, sementara suku bunga Lending Facility dipertahankan di 5,50%.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dari pasar global, pelaku pasar masih mencermati peluang berakhirnya perang Iran dalam waktu dekat, sekaligus menimbang apakah bank sentral global perlu kembali memperketat kebijakan jika harga minyak tetap tinggi.
Harga minyak sendiri naik sekitar 2% ke level tertinggi dalam dua pekan pada perdagangan Senin kemarin.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran gangguan pasokan akibat perang Iran, meski muncul laporan bahwa AS telah sepakat untuk memberikan keringanan sanksi terhadap minyak mentah Iran dalam proses pembicaraan.
Sebelumnya, dolar AS sempat menguat pada pekan lalu seiring kenaikan imbal hasil Treasury.
Faktor penyebabnya adalah berlangsung di tengah tekanan berat terhadap pasar keuangan domestik, terutama rupiah dan pasar saham.
Pada RDG sebelumnya, yakni 21-22 April 2026, BI mempertahankan BI Rate di level 4,75%. yang mengakibatkan Keputusan tersebut menjadi sangat penting
Rupiah Tembus Rp 17.500 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/12/rupiah-anjlok-ke-level-terendah-sepanjang-masa-rp-17500-per-dolar-as-1778553365141_169.png”}]’); Next Article Breaking News!
Posisi tersebut sekaligus menjadi salah satu level terlemah rupiah sepanjang sejarah.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, justru terpantau melemah.
Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,15% ke posisi 99,044.
//
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen dari dalam dan luar negeri.
Dari dalam negeri, perhatian pelaku pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang dimulai hari selasa ini.
Agenda tersebut akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu (20/5/2026).
Dalam RDG kali ini, pelaku pasar menantikan keputusan terbaru BI mengenai arah suku bunga acuan.
Faktor penyebabnya adalah pasar khawatir lonjakan harga energi akan merembet ke inflasi konsumen dan membuka peluang The Fed kembali menaikkan suku bunga.
Dengan melemahnya indeks dolar AS pada pagi ini, ruang penguatan mata uang lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbuka.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260512093214-19-734275/video-terlemah-sepanjang-sejarah-rupiah-tembus-rp-17500-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/734275?comscore=off”,”time”:562,”title”:”Video: Terlemah Sepanjang Sejarah! yang mengakibatkan Kenaikan yield terjadi
Dolar AS Bertahan di Rp17.650 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735788, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260519080151-17-735788/breaking-news-dolar-as-bertahan-di-rp17650’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 19 May 2026 09:08 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (19/5/2026).
Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di zona merah melalui pelemahan 0,06% ke level Rp17.650/US$.
Pelemahan ini memperpanjang tekanan pada rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (18/5/2026), mata uang Garuda ditutup melemah tajam 1,03% ke level Rp17.640/US$.
Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Bertahan di Rp17.650 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
