Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, terdapat 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks small cap MSCI.

Seluruh perubahan tersebut akan efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Kondisi ini membuat ekspektasi terhadap capital outflow dari pasar saham domestik berpotensi meningkat.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil review indeks global periode Mei 2026.

Hasilnya, Indonesia mendapat tekanan cukup besar setelah enam saham domestik dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sementara tidak ada saham baru Indonesia yang masuk ke indeks tersebut.

Di sisi lain, pada MSCI Global Small Cap Indexes, terdapat satu saham Indonesia yang masuk, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Kombinasi inflasi yang panas, harga minyak tinggi, dan risiko geopolitik membuat pasar semakin ragu terhadap peluang pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini.

Meski demikian, rupiah tetap mampu menguat di tengah tingginya minat terhadap aset safe haven, terutama dolar AS.

Instrumen ini diharapkan dapat membantu meredam tekanan di pasar surat berharga negara, yang pada akhirnya turut menopang stabilitas rupiah.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260506093610-19-732640/video-sempat-tembus-rp-17400-usd-kapan-rupiah-bisa-menguat-lagi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/732640?comscore=off”,”time”:359,”title”:”Video: Sempat Tembus Rp 17.400/USD, Kapan Rupiah Bisa Menguat Lagi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/06/sempat-tembus-rp-17400usd-seberapa-besar-potensi-rupiah-menguat-1778035510104_169.png”}]’); Next Article Rupiah Loyo, Dolar AS Ditutup Naik ke Level Rp16.765

Kondisi ini sekaligus membalikkan arah rupiah setelah pada pembukaan perdagangan pagi tadi sempat melemah 0,06% ke level Rp17.500/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Ungkap Skenario Terbaik IHSG Usai ‘Dihantam’ MSCI

Dengan demikian, rupiah terlihat mulai berusaha menjauhi level psikologis Rp17.500/US$.

Faktor penyebabnya adalah terjadi di tengah dolar AS yang masih kuat di pasar global.

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam sepekan setelah data inflasi AS kembali memanas dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

CPI AS pada April 2026 naik 3,8% secara tahunan, tertinggi sejak Mei 2023, seiring dampak lonjakan harga minyak akibat perang dengan Iran.

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah juga masih tinggi setelah harapan damai AS-Iran kembali meredup. yang mengakibatkan Penguatan hari ini juga mematahkan tren pelemahan rupiah dalam tiga hari perdagangan beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke level 98,419.

//

Penguatan rupiah hari ini cukup menarik

Biasanya, kondisi dolar AS yang kuat dapat membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Perkembangan di pasar saham turut mencuri perhatian pelaku pasar.

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734742, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260513145134-17-734742/rupiah-balik-menguat-dolar-as-ditutup-turun-ke-rp17460’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 13 May 2026 15:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil kembali ke zona penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.460/US$ atau menguat 0,17%.

Pada akhirnya, hal tersebut dapat menambah tekanan terhadap rupiah.

Di tengah sentimen tersebut, penguatan rupiah juga diperkirakan ditopang oleh ekspektasi adanya dukungan kebijakan dari pemerintah untuk membantu stabilisasi pasar keuangan domestik.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan akan mulai membantu Bank Indonesia dalam mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS pada hari ini, Rabu (13/5/2026).

Purbaya menjelaskan, salah satu skema yang akan dimanfaatkan adalah dana stabilisasi obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF).

Analisis mendalam tentang Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *