Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! IHSG Lanjut Koreksi, Anjlok 2% di Sesi 2 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sepanjang sesi 1 hari ini, Selasa (12/5/2026), asing mencatat net sell Rp653,4 miliar di seluruh pasar.
๐ Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260427094713-19-730064/video-arah-ihsg-hadapi-sentimen-dalam-luar-negeri-di-pekan-pendek”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730064?comscore=off”,”time”:378,”title”:”Video: Arah IHSG Hadapi Sentimen Dalam & Luar Negeri di Pekan Pendek”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/27/arah-ihsg-hadapi-sentimen-dalam-luar-negeri-di-pekan-pendek-ini-1777259383650_169.png”}]’); Next Article Penyebab IHSG Tiba-Tiba Jatuh 1% Setelah Dibuka Naik 1%
Namun demikian kinerja IHSG tercatat menjadi salah satu yang terburuk hari ini, melalui hanya indeks KOSPI Korea Selatan yang mencatatkan pelemahan lebih besar dari IHSG atau mencapai lebih dari 3%.
Senada bursa Eropa juga diharapkan dibuka di zona merah dengan sejumlah sentimen negatif masih terus membayangi.
Dari dalam negeri, pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual dan wait and see menjelang pengumuman review MSCI yang dijadwalkan hari ini.
Kapitalisasi pasar ikut merosot menjadi Rp 12.016 triliun.ย
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Pada akhir sesi 1, secara sektoral, sektor teknologi menjadi penekan terbesar melalui koreksi mencapai 5,07%, disusul utilitas -2,59% serta kesehatan melemah -2,09%.
Kinerja saham RI sejalan dengan pergerakan bursa di kawasan Asia-Pasifik di mana mayoritas indeks acuan bergerak di zona merah.
Tetapi itu adalah short term pain untuk long term gain,” ujar Jeffrey.
BEI menegaskan reformasi pasar modal akan terus dilanjutkan, termasuk mendorong peningkatan free float emiten agar memenuhi standar global.
Sementara ituย dana asing masih mengalir keluar dari pasar modal Tanah Air.
Sebanyak 558 saham turun, 159 naik, dan 242 tidak bergerak.ย
Nilai transaksi mencapai Rp 9,4 triliun, melibatkan 21,85 miliar saham dalam 1,76 juta kali transaksi.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)ย terkoreksi semakin dalam pada sesi 2 hari ini, Selasa (12/5/2026).
Perย pukul 14.03 WIB, IHSGย turun 138,18 poin atau 2% ke level 6.767,44.
IHSG Lanjut Koreksi, Anjlok 2% di Sesi 2 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734405, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260512140331-17-734405/breaking-news-ihsg-lanjut-koreksi-anjlok-2-di-sesi-2’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 12 May 2026 14:08 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia.
Tapi Insya Allah long term gain,” ujar Friderica di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5/2026).
Baca: Dolar Tembus Rp 17.500, Ini Titik Genting Rupiah Sepanjang Sejarah RI
Bursa Efek Indonesia mengakui adanya potensi penurunan bobot Indonesia di MSCI dalam jangka pendek apabila tidak ada saham baru yang masuk indeks.
“Kalau itu dilakukan oleh MSCI dan tidak ada saham baru yang masuk dalam MSCI, dalam jangka pendek mungkin saja bobot Indonesia turun.
Di sisi lain, diyakini akan berdampak positif dalam jangka panjang.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pengumuman MSCI, sembari menegaskan langkah reformasi pasar modal yang dilakukan regulator merupakan bagian dari upaya memperkuat integritas pasar.
“Kalaupun ada penyesuaian jangka pendek, kita melihat ini sebagai short term pain lah. sedangkan Pasar khawatir Indonesia kembali mengalami penurunan bobot dalam indeks global MSCI, yang berpotensi memicu arus keluar dana asing.
Menjelang pengumuman tersebut, regulator hingga pelaku pasar kompak menilai reformasi pasar modal Indonesia memang berpotensi memicu tekanan jangka pendek,
Analisis mendalam tentang Breaking News! IHSG Lanjut Koreksi, Anjlok 2% di Sesi 2 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
๐ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
๐ข Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
๐ Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
๐ข Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
โ ๏ธ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
