Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Damai AS VS Iran Terancam Gagal, Harga Minyak Tembus US$105 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Damai AS VS Iran Terancam Gagal, Harga Minyak Tembus US$105 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734276, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260512093310-17-734276/damai-as-vs-iran-terancam-gagal-harga-minyak-tembus-us-105’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 12 May 2026 10:35 Foto: minyak dunia
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menanjak pada perdagangan Selasa pagi (12/5/2026).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Melansir Reuters via Refinitiv, negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih rapuh.
Ia memperkirakan Brent dapat kembali menuju US$115 apabila ancaman blokade meningkat.
Tekanan suplai semakin terasa setelah survei Reuters memperlihatkan produksi minyak OPEC pada April turun ke level terendah dalam lebih dari dua dekade.
Sejumlah produsen mengurangi ekspor akibat terganggunya jalur pengiriman.
Ia memperkirakan potensi kehilangan pasokan mencapai 100 juta barel per minggu.
Di tengah lonjakan harga, pemerintah AS mencoba menenangkan pasar.
Pertemuan Trump dan Presiden China Xi Jinping diperkirakan menjadi salah satu penentu arah pasar energi global.
Tehran mengajukan sederet tuntutan, mulai dari penghentian blokade laut AS, kompensasi perang, hingga pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz.
Isu Hormuz menjadi titik paling sensitif.
Langkah ini dipandang sebagai upaya meredam kepanikan pasar sekaligus menjaga pasokan jangka pendek.
Namun tekanan geopolitik belum mereda.
Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut gencatan senjata melalui Iran berada dalam kondisi “on life support”.
Analis KCM Trade Tim Waterer mengatakan selama arus fisik di Hormuz masih terganggu dan negosiasi belum mencapai titik terang, harga minyak berpeluang bertahan di atas US$100 per barel.
AS pada Senin waktu setempat kembali menjatuhkan sanksi kepada tiga individu dan sembilan perusahaan yang dituding membantu pengiriman minyak Iran ke China.
Dampak dari hal tersebut adalah setiap perubahan sikap Beijing dapat langsung mempengaruhi keseimbangan pasokan dunia.
CNBCΒ Indonesia Research
(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260422101341-19-728781/video-jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minyak-meroket”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/728781?comscore=off”,”time”:519,”title”:”Video: Jurus Emitan Migas Genjot Produksi Saat Harga Minyak Meroket”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/22/jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minya-meroket-efek-perang-1776829739569_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Dunia Melesat Lagi, Brent Tembus US$ 106 akibat China saat ini tetap menjadi pembeli utama minyak Iran,
Kenaikan ini memperpanjang reli tajam sejak pekan lalu, ketika pasar mulai menghitung ulang risiko pasokan global akibat memanasnya konflik Iran dan ketidakpastian di Selat Hormuz.
Menurut Refinitiv per pukul 09.30 WIB, harga minyak Brent kontrak Juli (LCOc1) berada di US$105,3 per barel.
Gangguan kecil saja langsung mengubah kalkulasi pasar global.
Perusahaan yang terkena sanksi berasal dari Hong Kong, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat ke US$99,24 per barel dari posisi US$98,07 per barel sehari sebelumnya.
//
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Dalam delapan hari perdagangan terakhir, Brent sudah melesat hampir 19% dari posisi US$88-an sebelum konflik Timur Tengah memuncak pada akhir April.
WTI bahkan sempat menyentuh area psikologis US$100 per barel, level yang terakhir kali terlihat saat ketegangan geopolitik global melonjak tajam beberapa tahun lalu.
Pasar energi masih terfokus pada situasi Iran.
Washington mengumumkan pinjaman 53,3 juta barel minyak dari cadangan strategis AS (SPR).
CEO Saudi Aramco Amin Nasser bahkan memperingatkan pemulihan stabilitas pasar minyak bisa tertunda hingga 2027 apabila gangguan di Hormuz terus berlangsung.
Data pelacakan kapal memperlihatkan sebagian minyak SPR sudah dikirim menuju Turki.
Posisi ini naik 1,05% dibanding penutupan sebelumnya di US$104,21 per barel.
Pemerintah AS menilai jaringan tersebut membantu Garda Revolusi Iran menjual minyak melalui perusahaan cangkang dan armada tanker bayangan.
Pasar kini menunggu perkembangan diplomatik antara Washington, Beijing, dan Tehran dalam beberapa hari ke depan.
Jalur laut ini menangani sekitar seperlima aliran minyak dan LNG dunia.
Analisis mendalam tentang Damai AS VS Iran Terancam Gagal, Harga Minyak Tembus US$105 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
