Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Anjlok 60,83%, Saham BREN Prajogo Dipantau Ketat BEI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
BEI Pantau Ketat 4 Saham Ini Gara-Gara Bergerak Tak Wajar
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Di sisi lain, saham BREN turun 37.61% selama satu bulan.
Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut.
“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Diuji MSCI, Cek Saham Potensi Cuan
Informasi terakhir mengenai BREN yang merupakan emiten milik Prajogo Pangestu ini adalah informasi tanggal 11 Mei 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.
“Sehubungan melalui terjadinya UMA atas saham BREN tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulisnya.
Mengutip data pasar, saham BREN bergerak turun 7,79% ke harga Rp3.790 per saham pada perdagangan kemarin.
Sementara dalam year to date turun 60.83%.
Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sebelumnya, BREN diketahui masuk daftar High Shareholders Concentration (HSC) oleh Bursa Efek Indonesia.
Faktor penyebabnya adalah terjadi penurunan harga saham yang tidak wajar.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). yang mengakibatkan Emiten tersebut dipantau
Tinjauan itu mencakup sejumlah indeks mulai dari MSCI Global Standard Indexes, MSCI Global Small Cap, MSCI Micro Cap Indexes, hingga MSCI Frontier Markets Small Cap Indexes, sementara rebalancing akan dipublikasikan pada 29 Mei 2026.
(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260511083428-19-733891/video-risiko-ri-keluar-dari-indeks-emerging-market-mereda”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733891?comscore=off”,”time”:60,”title”:”Video: Risiko RI Keluar Dari Indeks Emerging Market Mereda”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/11/risiko-ri-keluar-dari-indeks-emerging-market-mereda-1778467725127_169.png”}]’); Next Article Hati-Hati!
Dengan masuknya BREN ke HSC, perusahaan energi terbarukan ini berpotensi untuk didepak dari indeks saham global MSCI.
Diketahui, BREN memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan sebesar 97,31%.
“Kami memperkirakan BREN dan DSSA akan dihapus berdasarkan ketentuan HSC paling cepat pada penyeimbangan ulang bulan Mei, meskipun waktu pastinya tidak dinyatakan secara eksplisit,” kata Senior Analyst Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/4/2026).
Sesuai jadwal, MSCI akan mengumumkan hasil tinjauan indeks global termasuk MSCI Indonesia Index pada 12 Mei 2026.
Harga Anjlok 60,83%, Saham BREN Prajogo Dipantau Ketat BEI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734270, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260512091458-17-734270/harga-anjlok-6083-saham-bren-prajogo-dipantau-ketat-bei’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 12 May 2026 10:00 Foto: Dok: Ist
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mulai Senin, (11/5/2026).
Analisis mendalam tentang Harga Anjlok 60,83%, Saham BREN Prajogo Dipantau Ketat BEI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
