Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,92% ke Level 6.905 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kebijakan yang paling signifikan adalah keputusan MSCI untuk menghapus atau men-delete sekuritas yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia masuk dalam kerangka High Shareholding Concentration (HSC).
MSCI juga akan menggunakan data pengungkapan pemegang saham 1% untuk menyesuaikan estimasi free float jika diperlukan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi pemberat utama indeks melalui kontribusi penurunan mencapai 29,73 poin indeks.
Berdasarkan pengumuman resmi MSCI tertanggal 20 April 2026, lembaga indeks global tersebut memberikan tanggapan atas reformasi transparansi pasar modal yang diinisiasi oleh OJK, BEI, dan KSEI.
Reformasi tersebut mencakup peningkatan keterbukaan pemegang saham di atas 1%, klasifikasi investor yang lebih rinci, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta peta jalan peningkatan batas minimal free float menjadi 15%.
MSCI saat ini sedang mengevaluasi ruang lingkup serta efektivitas dari sumber data baru ini dalam penentuan estimasi saham beredar publik atau free float secara lebih luas.
Untuk tinjauan indeks Mei 2026, MSCI menetapkan perlakuan interim khusus bagi efek asal Indonesia untuk membatasi risiko investabilitas.
Sebanyak 442 saham melemah, sementara hanya 251 saham menguat dan 125 stagnan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Antisipasi Potensi Gejolak Pasar Jelang Pengumuman MSCI Besok
Nilai transaksi mencapai Rp20,53 triliun melalui volume perdagangan 41,47 miliar saham dalam 2,83 juta kali transaksi.
Mengutip Refinitiv, tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham perbankan jumbo.
Kedua saham ini diperkirakan akan ditendang dari indeks global tersebut.
Sementara itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) hingga PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga masuk jajaran top laggards indeks hari ini.
Di tengah tekanan pasar, hanya segelintir saham yang mampu menahan pelemahan IHSG.
Sebagai informasi, hari ini saham BMRI memasuki periode ex date.
Selain BMRI, saham lain yang menekan laju IHSG yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 15,43 poin, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 11,44 poin, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) 9,30 poin, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 9,41 poin.
DSSA dan BREN masih melajutkan koreksi dalam jelang pengumuman indeks MSCI pada 12 Mei 2026.
Evaluasi lebih lanjut terhadap reformasi ini dijadwalkan akan dikomunikasikan kembali dalam Market Accessibility Review pada Juni 2026 mendatang.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260427094713-19-730064/video-arah-ihsg-hadapi-sentimen-dalam-luar-negeri-di-pekan-pendek”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730064?comscore=off”,”time”:378,”title”:”Video: Arah IHSG Hadapi Sentimen Dalam & Luar Negeri di Pekan Pendek”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/27/arah-ihsg-hadapi-sentimen-dalam-luar-negeri-di-pekan-pendek-ini-1777259383650_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi 1 Anjlok 1,14% Tertekan Kinerja Deretan Saham Ini
Faktor penyebabnya adalah ada libur dan cuti bersama Peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis dan Jumat.
Agenda krusial dari pasar modal domestik yang wajib diantisipasi pada 12 Mei 2026 adalah siklus rebalancing indeks MSCI. yang mengakibatkan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) menjadi penopang terbesar dengan kontribusi positif 26,90 poin indeks.
Sementara saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turut menjadi penahan koreksi meski kontribusinya relatif terbatas.
Adapun pasar keuangan Indonesia pekan ini akan berlangsung pendek yakni tiga hari
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan pada perdagangan Senin (11/5/2026), terseret tekanan jual di saham-saham big caps perbankan hingga konglomerasi.
Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan IHSG turun 63,77 poin atau 0,92% ke posisi 6.905,62.
MSCI akan membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS), serta tidak akan melakukan penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).
Selain itu, MSCI tidak akan melakukan migrasi naik (upward migration) untuk sekuritas dari segmen Small Cap ke Standard.
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,92% ke Level 6.905 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734124, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260511163921-17-734124/ihsg-pangkas-koreksi-ditutup-turun-092-ke-level-6905’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 11 May 2026 17:06 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Analisis mendalam tentang IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,92% ke Level 6.905 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
