AirAsia Bikin Maskapai Baru, Tarik Modal dari Obligasi Rp 10 T

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang AirAsia Bikin Maskapai Baru, Tarik Modal dari Obligasi Rp 10 T yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pendapatan untuk tahun ini akan serupa melalui yang diprediksi, kurang lebih,” tambah Fernandes.

Saat ini, AirAsia telah beroperasi di berbagai negara Asia termasuk Malaysia, Thailand, dan Indonesia dengan total armada sekitar 250 unit pesawat.

Ekspansi berani ini dilakukan melalui keyakinan bahwa strategi perluasan di masa krisis akan membuahkan hasil besar di masa depan.

Mengutip laporan Business Times, maskapai baru tersebut dijadwalkan akan diumumkan secara resmi dalam satu atau dua bulan ke depan.

Pengusaha berusia 62 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menyia-nyiakan peluang yang muncul di tengah ketidakpastian pasar global saat ini.

“Mengapa menyia-nyiakan krisis?

(AFP/PETER PARKS)

Jakarta, CNBC Indonesia – Co-founder AirAsia X, Tony Fernandes, secara mengejutkan mengumumkan rencana untuk meluncurkan maskapai penerbangan baru di tengah kondisi industri penerbangan global yang sedang dihantam lonjakan harga minyak dunia.

AirAsia Bikin Maskapai Baru, Tarik Modal dari Obligasi Rp 10 T Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 733629, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260509001629-17-733629/airasia-bikin-maskapai-baru-tarik-modal-dari-obligasi-rp-10-t’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); tps,  CNBC Indonesia 09 May 2026 07:30 Foto: CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes berbicara pada konferensi pers di Sydney pada 12 Maret 2015.

Grup maskapai bertarif rendah (LCC) asal Asia Tenggara ini dilaporkan telah mulai memindahkan beberapa armada pesawat untuk mendukung lini bisnis baru yang sedang dipersiapkan tersebut.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: China Bangun “Benteng Pangan”, Banyak Negara Terancam!

Kita tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi di Timur Tengah, tetapi kita harus berpandangan bahwa hal itu tidak akan berlangsung selama dua tahun,” kata Tony Fernandes.

Rencana ekspansi ini menyusul pesanan bernilai miliaran dolar dari AirAsia untuk 150 unit pesawat Airbus A220.

Fernandes menyampaikan optimisme tersebut dalam sebuah wawancara video dari Montreal pada Rabu, (06/05/2026).

Faktor penyebabnya adalah keputusan mereka untuk tetap menghindari lindung nilai (hedging) biaya bahan bakar. yang mengakibatkan Langkah ini merupakan bagian dari visi Fernandes untuk memperluas armada dengan pesawat yang lebih kecil dan lincah guna menjangkau seluruh pelosok wilayah Asia.

Baca: Bos Maskapai Blak-blakan ‘Korban’ AS-Iran: Buruk dari Covid-Bangkrut

Namun, strategi maskapai ini menjadi sorotan tajam

Selain itu, perusahaan juga sedang dalam pembicaraan melalui bank-bank Malaysia untuk mendapatkan pinjaman pembiayaan kembali (refinancing) dalam jumlah besar guna menekan biaya bunga.

Fernandes juga berencana menemui dana pensiun Kanada untuk menarik minat investor baru.

Selain potensi ekspansi ke Vietnam, AirAsia juga baru saja mengumumkan peluncuran penerbangan dari Bahrain melalui ambisi untuk membentuk unit lokal di negara kepulauan Teluk tersebut.

(tps) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260401145927-19-723222/video-syarat-agar-investor-asing-ngegas-masuk-bursa-saham-sbn”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723222?comscore=off”,”time”:570,”title”:”Video: Syarat Agar Investor Asing "Ngegas" Masuk Bursa Saham & SBN”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/01/ini-syarat-agar-investor-asing-ngegas-masuk-bursa-saham-pasar-sbn-1775031371787_169.png”}]’); Next Article Terungkap, Danantara Siapin Duit Segini Buat Masuk ke Saham

Jadi kami terus tidak melakukan lindung nilai seperti banyak maskapai Amerika dan kami merasa harga minyak cenderung turun,” ujar Fernandes melalui nada menantang.

Untuk mendanai ekspansi ambisius ini, AirAsia tengah bersiap untuk menjual obligasi senilai hingga US$ 600 juta (Rp 10.351.800.000.000).

Kebijakan tersebut telah memicu kemerosotan saham AirAsia sekitar 35 persen sejak perang Iran dimulai, menjadikannya pemain melalui kinerja terburuk pada indeks Bloomberg World Airlines periode tersebut.

“Jelas orang yang melakukan lindung nilai sekarang sedang untung, tetapi dalam jangka waktu yang lebih lama, lindung nilai tidak pernah benar-benar berhasil.

Meski agresif, ia mengakui bahwa maskapai kemungkinan besar tidak akan mencapai target laba awal dan akan segera mengumumkan penyesuaian tersebut, walaupun pendapatan tahunan diperkirakan tetap stabil.

“Perusahaan tidak mungkin memenuhi target laba awalnya, sesuatu yang akan segera diumumkan oleh perusahaan.

Analisis mendalam tentang AirAsia Bikin Maskapai Baru, Tarik Modal dari Obligasi Rp 10 T akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *