Bursa Asia Dibuka Melemah Usai Ada Eskalasi Baru di Timur Tengah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Dibuka Melemah Usai Ada Eskalasi Baru di Timur Tengah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Indeks yang didominasi saham teknologi ini juga mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa selama sesi tersebut.

Nasdaq Composite merosot 0,13% dan berakhir pada 25.806,20.

Harga minyak mentah Brent berjangka untuk bulan Juli naik 2,40% menjadi $102,46 per barel.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,88% sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan kecil naik 0,56%.

Faktor penyebabnya adalah kekhawatiran yang kembali meningkat atas perseteruan panas antara Iran dan AS di tengah gencatan senjata yang rapuh.

AS dan Iran saling baku tembak di Selat Hormuz, dengan masing-masing pihak mengklaim pihak lain yang memulai serangan tersebut.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Terciduk Kompak Lepas Saham Komoditas Kala IHSG Menguat

Meskipun terjadi eskalasi, Presiden Donald Trump bersikeras bahwa gencatan senjata tetap berlaku, mengatakan bahwa serangan tersebut “hanya sentuhan ringan” selama panggilan telepon dengan seorang reporter pada Kamis malam.

Trump kemudian mengklaim dalam unggahan Truth Social berikutnya bahwa AS “benar-benar menghancurkan” pihak Iran yang terlibat dalam baku tembak tersebut, yang menurutnya termasuk kapal-kapal kecil dan drone yang “jatuh dengan sangat indah ke laut, seperti kupu-kupu yang jatuh ke kuburnya!”

Ia menegaskan kembali bahwa Iran akan menghadapi serangan lebih lanjut jika mereka tidak menyetujui kesepakatan nuklir.

“Sama seperti kita mengalahkan mereka lagi hari ini, kita akan mengalahkan mereka jauh lebih keras, dan jauh lebih kejam, di masa depan, jika mereka tidak menandatangani kesepakatan mereka, SECEPATNYA!” tulis Trump.

Harga minyak berjangka melonjak. yang mengakibatkan Bursa Asia Dibuka Melemah Usai Ada Eskalasi Baru di Timur Tengah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 733295, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260508083043-17-733295/bursa-asia-dibuka-melemah-usai-ada-eskalasi-baru-di-timur-tengah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 08 May 2026 08:47 Foto: AP/Shuji Kajiyama

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada hari Jumat,

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,62% di tengah aksi ambil untung setelah mencapai rekor tertinggi pada hari Kamis.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,88%.

Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di 26.285, lebih rendah dari penutupan terakhir indeks di 26.626,28.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 berjangka turun kurang dari 0,1%.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka untuk bulan Juni naik 2,23% menjadi $96,92 per barel.

Dow Jones Industrial Average turun 313,62 poin, atau 0,63%, dan ditutup pada 49.596,97.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260422101341-19-728781/video-jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minyak-meroket”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/728781?comscore=off”,”time”:519,”title”:”Video: Jurus Emitan Migas Genjot Produksi Saat Harga Minyak Meroket”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/22/jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minya-meroket-efek-perang-1776829739569_169.png”}]’); Next Article Mayoritas Bursa Asia Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Tunggu Data Ini

Kontrak berjangka yang terkait melalui Dow Jones Industrial Average turun 12 poin, atau kurang dari 0,1%.

Selama sesi reguler Kamis, pasar saham S&P 500 turun 0,38% dan ditutup pada 7.337,11, tertekan oleh kerugian di Amazon serta saham-saham semikonduktor seperti Broadcom dan Micron Technology.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Dibuka Melemah Usai Ada Eskalasi Baru di Timur Tengah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *