Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Saham GOTO Sudah Mentok Rp50, Antrean Jual Tembus Ratusan Miliar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Berisi kepemilikan saham perseroan sebesar 1% – 5% kepada BEI.
“Namun demikian, sesuai melalui ketentuan yang diterapkan oleh BEI, informasi tersebut merupakan informasi yang bersifat privat dan disampaikan secara terbatas kepada BEI.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Ya itu aja kodenya itu aja,” katanya.
Meskipun dia belum mau membeberkan berapa nilai saham yang dimiliki Danantara pada GoTo.
Faktor penyebabnya adalah yang ngomong kita jadi di dengar lah,” tuturnya.
Pemegang Saham GoTo
Dari keterbukaan Bursa Efek Indonesia, GoTo juga sudah memberikan penjelasan terkait kepemilikan Danantara. yang mengakibatkan Alhamdullilah
Mengutip data broker summary, investor ramai-ramai berusaha melego saham GOTO dengan total antrean jual mencapai 127 juta lota atau setara 12,7 miliar saham GOTO.
Kemudian pada saat BHR kemarin itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar BHR, THR-nya itu dilipatgandakan, di doublekan.
Menurut manajemen Danantara telah membeli sejumlah saham melalui bursa dalam jumlah kurang dari 1% saham yang diterbitkan oleh perseroan.
“Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya, sebagai cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, serta prospek jangka panjang Perseroan.
Faktor penyebabnya adalah gini tadinya perusahaan ojol ini mereka saling marketing. yang mengakibatkan Itu merupakan alokasi dari dana marketing yang dibayarkan aplikator.
“Ya
Di sisi lain, akan mengkaji untuk memahami implikasi dan penyesuaian yang perlu dilakukan.
Danantara Kempit Saham GOTO
Sebelumnya, CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan telah masuk ke pemilikan saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sejak lama. sedangkan Pihak GOTO menyebut perusahaan akan mematuhi peraturan pemerintah
Sebabnya proses yang dilakukan masih berjalan.
“Masih berlanjut, bertahap,” katanya
Rosan juga menjelaskan, iuran BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan untuk para pengemudi, ditanggung perusahaan.
Sementara itu, informasi publik mengenai pemegang saham di atas 1% sampai melalui 5% tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui pengumuman yang dilakukan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia yang tersedia pada situs web Bursa Efek Indonesia, dengan informasi terakhir dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202604 /bf515f5e01_34524452aa.pdf,” tulis keterangan itu.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260402152103-19-723579/video-bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723579?comscore=off”,”time”:363,”title”:”Video: Bocoran Investasi Pengelola Dana Jumbo Pascalebaran-Era Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang-1775119615584_169.png”}]’); Next Article Asing Net Sell Rp1,9 T, Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Merah
Sebanyak 2,47 miliar saham dalam 21 ribu kali transaksi.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Dampak Aturan Baru: GOTO Untung atau Buntung?
Sudah mulai masuk,” kata Rosan, di Istana Kepresidenan, Selasa (5/5/2026).
Pemberian kesejahteraan yang dimaksud seperti pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, termasuk Bantuan Hari Raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.
“Ya makanya bisa ada, lahirlah kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan ojol.
Saham GOTO Sudah Mentok Rp50, Antrean Jual Tembus Ratusan Miliar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 732645, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260506100131-17-732645/saham-goto-sudah-mentok-rp50-antrean-jual-tembus-ratusan-miliar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 06 May 2026 10:20 Foto: Pengemudi ojek online (ojol) menunggu orderan penumpang di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Antrean jual tersebut dilakukan di fraksi harga Rp 50 hingga Rp 67, melalui lapisan paling tebal berada di kisaran harga Rp 50 hingga Rp 53.
Total antrean jual saham GOTO pagi ini setidaknya mencapai Rp 700 miliar.
Anjloknya saham GOTO terjadi seiring dengan pengumuman terkait batas potongan komisi aplikator yang dipatok maksimal 8%.
Itu juga dari kami,” kata Rosan.
Saat ditanya sejak kapan Danantara membeli saham GoTo, menurut Rosan dilakukan saat para aplikator itu memberikan bantuan kepada pengemudi.
“Kan perubahan itu mulai terjadi kan di Januari.
Menurutnya cara ini dilakukan pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi.
“GoTo.
Ya udah kita ajak ngomong yang lain, kita gak usah burning cash seperti ini, mendingan dana ini kita pakai sepakat untuk kepentingan ojol dari pada kita saling bakar-bakar duit.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten teknologi GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) turun ke level terbawah yang bisa diperdagangkan di papan utama yakni berada di Rp 50 per saham.
Faktor penyebabnya adalah Tokopedia ini, selama ini kan selalu rugi, baru tahun ini kan kuartal ini mulai untung. yang mengakibatkan Nah, kemarin sesuai juga dengan pak presiden
Kepercayaan tersebut menjadi dorongan positif bagi Perseroan untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, profesional, dan terus berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik,” kata tulis keterangan itu.
Perseroan juga berkomitmen akan melaporkan atas kepemilikan saham, yang sudah dilaporkan sejak Maret 2026.
Saham GOTO yang sempat berusaha naik di sesi pertama, akhirnya tidak bergerak di level terbawah melalui antrean jual dari pemegang saham nilainya sudah mencapai ratusan miliar.
Pada perdagangan hari ini, saham GOTO tidak bergerak di level Rp 50 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 123 miliar.
Analisis mendalam tentang Saham GOTO Sudah Mentok Rp50, Antrean Jual Tembus Ratusan Miliar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
