Depan Prabowo, Purbaya dan Bos BI Sepakat Jaga Dolar Tak Tinggalkan RI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Depan Prabowo, Purbaya dan Bos BI Sepakat Jaga Dolar Tak Tinggalkan RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

“Sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi.

Menurut BI, indikasi likuiditas longgar sudah tercermin dalam pertumbuhan uang primer yang mencapai double digit.

Termasuk melalui stimulus ekonomi lanjutan.

“Yang jelas ekonomi sedang sedang menuju pertumbuhan angka yang lebih cepat dan akan kita jaga untuk triwulan kedua dengan berbagai kebijakan, koordinasi dengan Bank Sentral juga menjaga sistem apa kondisi kondisi likuiditas,” ujar Purbaya.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260407111724-19-724464/video-ihsg-tinggalkan-level-7000–dolar-as-kian-perkasa-di-rp17000″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724464?comscore=off”,”time”:343,”title”:”Video: IHSG Tinggalkan Level 7.000 – Dolar AS Kian Perkasa di Rp17.000″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/07/ihsg-tinggalkan-level-psikologis-7000-hingga-dolar-as-kian-perkasa-di-rp17000-1775535855662_169.png”}]’); Next Article BRIN Ramal Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Bisa Tembus Rp17.000

Jadi Anda nggak usah takut,” tegas Purbaya.

Terkait melalui pasar modal, Purbaya mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang mengalami akselerasi.

Di terakhir itu pertumbuhan uang primernya adalah 14,1%,” ujarnya.

Selanjutnya, Perry menuturkan BI akan membatasi pembelian dolar AS di pasar domestik tanpa underlying dari sebelumnya US$100.000 menjadi US$50.000 per orang per bulan.

Hingga saat ini, pembelian SBN oleh BI tercatat mencapai Rp123,1 triliun secara year to date.

Keempat, lanjut Perry, BI akan menjaga likuiditas perbankan dan pasar agar tetap longgar.

Intervensi dilakukan di sejumlah pusat keuangan global seperti Hong Kong, Singapura, London, dan New York.

“Kami akan terus melakukan intervensi secara tunai dan domestic delivery di dalam negeri dan juga non-delivery forward di pasar luar negeri,” tegas Perry.

Baca: Rupiah Tembus 17.320/US$, Airlangga Buka Suara

Kedua, BI dan Kementerian Keuangan mendorong aliran masuk dana asing melalui instrumen SRBI guna menutup arus keluar (outflow) dari SBN dan pasar saham.

“Kami juga melalui Pak Menteri Keuangan menjaga likuiditas di perbankan dan pasaran lebih dari cukup, yaitu terindikasi dari pertumbuhan uang primer yang selalu double digit.

Dampak dari hal tersebut adalah ke depan ini bisa dijaga terkait dengan capital outflow,” ujarnya Airlangga. akibat Aliran keluar dari modal asing ini, lanjutnya, disebabkan oleh faktor sentimen di pasar modal RI, SBN tetapi dinetralistir oleh Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Baca: Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Dolar AS Bakal Balik, Ini Syaratnya

“Dan tadi disepakati, dilaporkan ke Bapak Presiden, kesepakatan kerja sama antara BI dan Menteri Keuangan

Depan Prabowo, Purbaya & Bos BI Sepakat Jaga Dolar Tak Tinggalkan RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 732616, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260506083124-17-732616/depan-prabowo-purbaya-bos-bi-sepakat-jaga-dolar-tak-tinggalkan-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia 06 May 2026 09:30 Foto: (Kiri-Kanan) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu saat menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dampak dari hal tersebut adalah orang agak takut dan keluar dari pasar modal,” kata Purbaya usai rapat bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa 5/5/2026) malam.

“Kan saya kemarin-kemarin bilang serok, serok, serok saja. akibat Itu yang tidak disadari banyak orang,

Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak.

(CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) mengambil kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas rupiah dan sekaligus mengamankan kebutuhan dolar AS di Tanah Air.

Kebijakan ini telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan khusus di Istana Negara oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) serta Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari dan Ketua DK Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu kemarin, Selasa (5/5/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Dalam konferensi pers sesudah pertemuan, Airlangga mengungkapkan Presiden Prabowo menaruh perhatian terhadap capital outflow atau aliran modal keluar yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Gubernur BI Perry Warjiyo pun mengungkapkan 7 langkah yang akan diambil bank sentral dalam rangka menekan capital outflow sekaligus menjaga rupiah.

Jadi diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan.

Kebijakan ini diambil guna mengurangi ketergantungan dolar AS.

Langkah ini diambil dalam rangka menjaga stabilitas rupiah dan menekan spekulan.

“Sehingga pembelian dolar sampai melalui atau di atas 25.000 itu harus pakai underlying ya.

Kalau mereka ikut mestinya nanti ke depan akan untung banyak,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah akan fokus menjaga pertumbuhan ekonomi d kuartal II-2026.

Perry mengatakan pengawasan dilakukan bersama OJK untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga.

“Kami kirim pengawas ke sana, koordinasi melalui Bu Friderica Widyasari,” katanya

Menkeu Purbaya menambahkan Kementerian Keuangan akan melakukan penerbitan surat utang denominasi yuan China alias Panda Bond.

Pertama, BI terus melakukan intervensi di pasar valas, baik di dalam negeri melalui transaksi tunai dan domestic delivery, maupun di pasar luar negeri melalui instrumen non-delivery forward (NDF).

Faktor penyebabnya adalah itu, imbuh dia, investor yang memilih bertahan di pasar modal Indonesia dan menumpuk pembelian akan mendapat untung besar.

“Dibanding sebelum-sebelumnya 5 atau di bawah 5 sedikit kan. yang mengakibatkan Dia memastikan Indonesia kini sudah bisa membalik ekonominya.

Oleh

Dampak dari hal tersebut adalah pasokannya lebih, lebih banyak sehingga itu akan memperkuat stabilisasi dari nilai tukar Rupiah,” ujarnya.

Terakhir, BI akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pembelian dolar oleh perbankan dan korporasi. akibat Itu yang kami akan perkuat, ini akan kami perkuat dalam negeri,” kata Perry.

Baca: Purbaya Segera Rombak Tarif PNBP Layanan Kementerian-Lembaga

Keenam, BI akan terus memperkuat intervensi di pasar offshore melalui NDF dengan memperluas partisipasi bank domestik untuk melakukan transaksi di pasar luar negeri.

“Selain intervensi yang terus kami lakukan, kami juga membolehkan bank-bank domestik untuk ikut jualan offshore NDF di luar negeri

Ketiga, Perry mengungkapkan komitmen BI melanjutkan pembelian SBN di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas pasar obligasi.

Analisis mendalam tentang Depan Prabowo, Purbaya dan Bos BI Sepakat Jaga Dolar Tak Tinggalkan RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *