Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(Dok: via google earth )

 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Bos itu bernama Michael de Guzman, Direktur Eksplorasi Bre-X.

Guzman kabarnya tewas bunuh diri melompat dari kursi penumpang helikopter perjalanan Samarinda-Busang.

Namun, di balik klaim fantastis tersebut, tersimpan rekayasa yang akhirnya terbongkar dan mengguncang pasar global.

Dalam laporan investigasi Tempo (30 November 1998), awalnya sekelompok peneliti dari perusahaan tambang asal Kanada bernama Bre-X mengaku menemukan bongkahan gunug emas di Kalimantan Timur.

Namun, tetap saja tak bisa diselesaikan dan masih menyisakan tanda tanya terutama soal hilangnya Guzman.

Mengutip kembali laporan BBC International, setelah kejadian itu batang hidung Guzman tak terlihat lagi.

Di Indonesia, para petinggi negara dan pengusaha langsung kepincut.

Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.

Dari sinilah fakta emas Busang mulai terungkap.

Semua Kena Prank

Sebagai perusahaan ternama, Freeport menjalankan prosedur ketat, yakni verifikasi lapangan.

Perusahaan Bre-X itu disebut sebagai perusahaan gurem, tanda ia bergerak kecil-kecilan.

Sebagaimana diuraikan Bondan Winarno dalam laporan investigasi Bre-X: Sebongkah Emas di Kaki Pelangi (1997:50), pada 1993 ahli geologi perusahaan telah melakukan perjalanan 12 hari di Kalimantan Timur.

Sebab, telah berhasil membuat Presiden Soeharto ketipu.

Tidak terdapat emas di batuan Busang dari tahun 1995-1997.

Seketika, kabar itu membuat heboh Indonesia.

Namun, keluarga yakin dia masih hidup dan dipercaya mengasingkan diri di Amerika Selatan.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260428095824-19-730475/video-jurus-rental-fokrlift-kejar-laba-rp-100-m-di-tengah-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730475?comscore=off”,”time”:455,”title”:”Video: Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/28/kejar-laba-rp-100-miliar-di-tengah-perang-emiten-rental-forklift-punya-jurus-ini-1777346345052_169.png”}]’); Next Article Gunung Emas 53 Juta Ton di RI Bikin Presiden Satu Dunia Tertipu

Tak hanya investor global, elite Indonesia hingga Presiden RI saat itu ikut terseret dalam euforia yang belakangan terbukti penuh rekayasa.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di tengah janji kekayaan instan, banyak pihak berlomba masuk ke proyek tambang yang disebut-sebut menyimpan cadangan emas raksasa seberat 53 juta ton.

Namun, naluri investigasi Bondan Winarno sebagai jurnalis berkata lain.

Pada 1997, Bob Hasan sudah mengakuisisi 50% saham PT Askatindo Karya Mineral dan PT Amsya Lina di mana eduanya menguasai penambangan Busang I dan Busang II.

Bahkan, Sigit dibujuk oleh pihak Bre-X uang US$1 juta per bulan agar perusahaannya, PT Panutan Daya, menjadi konsultan di Busang.

Bahkan, mereka sampai menyandera bos Bre-X, David Walsh, untuk meminta uangnya kembali.

Butuh waktu lama agar kasus ini mereda.

Sebut saja orang terdekat Presiden Soeharto, seperti pengusaha Bob Hasan dan anak Soeharto, Sigit Harjojudanto.

Lewat perusahaannya masing-masing, perlahan keduanya menguasai area penambangan di Busang.

Mereka wajib mengambil sampel untuk membuktikan di laboratorium bahwa tanah tersebut benar mengandung emas.

Bergeraklah tim Freeport ke sana.

Tak disangka, pada 19 Maret 1997, hari yang sama saat Freeport melakukan verifikasi, tersiar kabar kalau bos Bre-X menghilang.

Kesimpulannya, dia masih hidup dan sengaja disembunyikan.

Rupanya, kejadian ini punya benang merah atas kasus gunung emas Busang.

Ditemukan pula surat wasiat.

“Kursi belakang melalui satu-satunya penumpang itu sudah kosong, dan pintu kanan helikopter terbuka,” tulis Bondan Winarno (1997:117)

Di darat, tim SAR menemukan mayat yang diyakini Guzman.

Apalagi, perusahaan juga mengumumkan kalau tanah Busang bak memiliki gunung emas sebesar 53 ton.

Inti surat itu menjelaskan prospek masa depan Busang, yang jika digarap serius, maka bisa saja para investor akan kaya raya.

Di Indonesia sendiri memang sudah banyak orang kaya berkat tambang emas.

Presiden Soeharto mengharuskan perusahaan asing berbagi saham dan bekerjasama melalui pemerintah.

Mereka menyusuri hutan tropis antah berantah demi menemukan wilayah, yang menurut ahli geologi John Felderhof kaya akan emas, bernama Busang.

Usai menelusuri dan memastikan potensi kawasan, perusahaan membuat surat terbuka kepada para investor.

Alhasil, di Kanada, saham Bre-X langsung meroket dan mencapai rekor tertingginya sepanjang sejarah.

BBC International mencatat nilai perusahaan dari semula sangat kecil berubah seketika menjadi Rp7 triliun.

Keikutsertaan proyek emas di tengah ketidakpastian ekonomi tahun 1990-an menjadi secercah harapan.

Pilihan Redaksi

  • Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah
  • Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Akan tetapi, tak mudah bagi Bre-X berbisnis di Indonesia.

CNBC Insight Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731675, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260502114705-17-731675/saat-presiden-ri-dan-satu-dunia-ketipu-sama-gunung-emas’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 02 May 2026 15:30 Foto: Ilustrasi gunung emas.

Proyek Freeport-McMoRan di tanah Papua jadi salah satu buktinya.

Seketika, kabar itu langsung heboh.

 

Jakarta, CNBC Indonesia — Kisah tambang emas fiktif di Kalimantan pernah jadi salah satu skandal terbesar di dunia.

Dia yakin bahwa mayat itu bukan Guzman.

Setelah melakukan penelusuran hingga Kanada, keyakinan itu benar.

Pada saat bersamaan, Freeport merilis hasil verifikasi: tanah Busang tidak mengandung emas.

Berbagai peneliti independen juga melaporkan hal serupa.

Dalam kasus Busang, Soeharto menunjuk PT Freeport-McMoRan sebagai perusahaan tambang mewakili pemerintah.

Analisis mendalam tentang Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *