Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731357, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430162542-17-731357/laba-united-tractors–untr–anjlok-80-ada-apa’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 30 April 2026 16:28 Foto: PT Agincourt Resources

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten Grup Astra PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan penurunan laba bersih 80% sepanjang kuartal I-2026.

Angka ini turun 17% dari Rp34,3 triliun pada periode yang sama di tahun 2025.

Pendapatan bersih tersebut terutama berasal dari Rp11,9 triliun dari segmen Kontraktor Penambangan, yang turun 6% lebih rendah dari periode yang sama di tahun.

Selain itu, Rp8,0 triliun berasal dari segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi, 13% lebih tinggi dari periode yang sama di tahun lalu.

Selain itu, pendapatan juga disokong Rp7,5 triliun dari segmen Mesin Konstruksi, 31% lebih rendah dari periode yang sama di tahun lalu.

Faktor penyebabnya adalah tidak adanya penjualan emas, serta kinerja yang lebih rendah pada segmen Mesin Konstruksi dan Kontraktor Penambangan sebagai dampak penurunan alokasi RKAB batu bara nasional tahun 2026,” sebagaimana dikutip dari keterangan resmi perseroan, Kamis, (30/4/2026).

Diketahui, usaha pertambangan emas Perseroan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya, yang mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 4 ribu ons sampai dengan triwulan pertama tahun 2026, 93% lebih rendah dari periode yang sama di tahun lalu. yang mengakibatkan Selain itu, segmen Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya tercatat sebesar Rp691,6 miliar, 76% lebih rendah dari periode yang sama di tahun lalu.

“Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan signifikan di PT Agincourt Resources

Laba UNTR tertekan dari operasional tambang emas yang sempat berhenti.

Menurut laporan keuangan terbaru, laba UNTR tercatat sebesar Rp643 miliar per 31 Maret 2026.

Faktor penyebabnya adalah tidak adanya penjualan emas dari PT Agincourt Resources dan pendapatan yang lebih rendah yang sebagian besar mencerminkan dampak dari penurunan alokasi RKAB batu bara nasional tahun 2026.

Selama kuartal pertama tahun 2026, Perseroan mencatat non-recurring charges senilai Rp1,2 triliun, terutama terdiri dari pembayaran terkait kegiatan sebelumnya di kawasan hutan, sehubungan dengan Persetujuan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH) di tambang nikel Stargate dan provisi penurunan nilai atas investasi panas bumi PT Supreme Energy Rantau Dedap.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260416144533-19-727330/video-didukung-ojk-dana-pensiun-mau-tambah-investasi-pasar-modal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/727330?comscore=off”,”time”:462,”title”:”Video: Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/16/ojk-siapkan-instrumen-khusus-dana-pensiun-mau-tambah-investasi-di-pasar-modal-1776326355789_169.png”}]’); Next Article Usai Caplok Tambang Emas, UNTR Kini Dirikan Perusahaan Nikel Baru yang mengakibatkan Pada bulan Maret 2026, Tambang Emas Martabe telah menerima persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk melanjutkan operasional.

Meski demikian, perseroan mengatakan, penurunan ini sebagian dapat diimbangi oleh peningkatan pendapatan dari sektor Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi, terutama disebabkan oleh harga rata-rata batu bara yang lebih tinggi.

Laba bersih Perseroan tidak termasuk nonrecurring charges turun 44% menjadi Rp1,8 triliun, terutama

Di tahun lalu, labanya tercatat sebesar Rp3,18 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini

Beriringan, pendapatan bersih UNTR tercatat sebesar Rp28,6 triliun.

Analisis mendalam tentang Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *