Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kenaikan berlanjut setelah laporan Axios menyebut Trump menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, menandakan blokade angkatan laut AS akan tetap berlangsung hingga tercapai kesepakatan terkait program nuklir Teheran.

Minyak mentah Brent naik sekitar 1,96% ke kisaran US$120 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS bertambah 0,2% menjadi US$107,09.

Kenaikan harga energi ini memperkuat kekhawatiran inflasi global dan membebani sentimen investor di pasar saham.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di kawasan Asia, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,43%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng terakhir diperdagangkan di 25.729, dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.111,84.

Baca: Di Balik Net Sell Jumbo, Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Sektor Ini

Di Amerika Serikat, kontrak berjangka menunjukkan pergerakan beragam melalui S&P 500 Futures naik 0,3% dan Nasdaq 100 Futures menguat 0,5%.

Indeks S&P 500 melemah tipis 0,04% ke 7.135,95, sementara Nasdaq Composite naik tipis 0,04% ke 24.673,24.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260422101341-19-728781/video-jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minyak-meroket”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/728781?comscore=off”,”time”:519,”title”:”Video: Jurus Emitan Migas Genjot Produksi Saat Harga Minyak Meroket”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/22/jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minya-meroket-efek-perang-1776829739569_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi 1 Dibuka Menguat 0,35% Dekati Level 8.800

Pasar Jepang yang kembali dibuka setelah libur mencatat pelemahan melalui Nikkei 225 turun 0,91% dan Topix merosot 1,48%.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,36%, sedangkan indeks saham kecil Kosdaq turun 0,25%.

Sentimen pasar tertekan oleh lonjakan harga minyak di tengah blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat serta keputusan Federal Reserve yang menahan suku bunga.

Harga minyak melonjak setelah The Wall Street Journal melaporkan, mengutip pejabat AS, bahwa Presiden Donald Trump meminta persiapan blokade berkepanjangan terhadap Iran.

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731161, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430082853-17-731161/bursa-asia-mayoritas-melemah-tertekan-harga-minyak’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 30 April 2026 08:36 Foto: Bursa Tokyo (REUTERS/Issei Kato)

Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar Asia-Pasifik dibuka mayoritas melemah pada perdagangan Kamis, (30/4/2026) mengikuti penurunan indeks utama Wall Street semalam.

Sementara itu, Dow Jones Futures turun 128 poin atau 0,2%.

Pada perdagangan sebelumnya, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 280,12 poin atau 0,57% ke level 48.861,81, menandai penurunan lima hari berturut-turut.

Analisis mendalam tentang Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *