Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Tamat! 18 Emiten Didepak Bursa Tahun Ini, SRIL Termasuk yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Adapun batas penyampaian keterbukaan informasi buyback ditetapkan paling lambat 10 Mei 2026, melalui periode pelaksanaan buyback berlangsung hingga 9 November 2026.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
BEI menegaskan bahwa meskipun telah diputuskan delisting, perusahaan-perusahaan tersebut tetap wajib memenuhi seluruh kewajiban sebagai perusahaan tercatat hingga tanggal efektif penghapusan pencatatan.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260406125300-19-724164/video-ojk-catat-ada-52-penawaran-umum-ngantri-masuk-pasar-modal-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724164?comscore=off”,”time”:94,”title”:”Video: OJK Catat Ada 52 Penawaran Umum Ngantri Masuk Pasar Modal RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/06/ojk-ungkap-ada-52-penawaran-umum-ngantri-masuk-pasar-modal-ri-1775459472358_169.png”}]’); Next Article Bursa Umumkan 11 Emiten Naik ke Papan Utama & 9 Emiten Turun
Dalam aturan tersebut, perusahaan dapat dihapus pencatatannya apabila mengalami kondisi yang berdampak negatif signifikan terhadap kelangsungan usaha atau tidak menunjukkan indikasi pemulihan, termasuk jika sahamnya disuspensi lebih dari 24 bulan.
Menariknya, sejumlah emiten yang masuk daftar delisting memiliki rekam jejak panjang di pasar modal, termasuk SRIL yang sempat menjadi salah satu pemain besar di industri tekstil nasional sebelum akhirnya terjerat masalah keuangan.
Selain itu, data pada lampiran pengumuman menunjukkan sebagian besar emiten tersebut telah mengalami berbagai persoalan serius, mulai dari pailit, keterlambatan laporan keuangan, hingga keraguan atas kelangsungan usaha (going concern).
Sebagai bagian dari proses delisting, BEI juga mengimbau perusahaan untuk melakukan buyback saham.
Pertama, sebanyak tujuh perusahaan yang telah dinyatakan pailit, yakni PT Cowell Development Tbk (COWL), PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS), PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM), dan PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE).
Kedua, sebanyak 11 perusahaan lainnya yang telah mengalami suspensi perdagangan saham lebih dari 50 bulan.
18 Emiten Didepak Bursa Tahun Ini, SRIL Termasuk Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 726131, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260413063247-17-726131/tamat-18-emiten-didepak-bursa-tahun-ini-sril-termasuk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 13 April 2026 07:35 Foto: Ilutrasi Bursa.
Emiten tersebut antara lain PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), PT Sugih Energy Tbk (SUGI), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA), PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS), hingga PT Golden Plantation Tbk (GOLL).
Baca: OJK Bongkar Kasus Penipuan Perusahaan Pinjol RI, Begini Kronologinya
BEI menjelaskan, delisting dilakukan mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-N.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan penghapusan pencatatan (delisting) terhadap 18 perusahaan tercatat, termasuk emiten besar seperti PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) hingga PT Sugih Energy Tbk (SUGI).
Kebijakan iniΒ dilakukanΒ BEIΒ untuk membersihkan papan perdagangan dari emiten bermasalah, baik yang telah dinyatakan pailit maupun yang mengalami suspensi berkepanjangan.
Berdasarkan pengumuman Bursa, delisting tersebut akan efektif berlaku pada 10 November 2026.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Secara rinci, terdapat dua kelompok emiten yang terkena delisting.
Analisis mendalam tentang Tamat! 18 Emiten Didepak Bursa Tahun Ini, SRIL Termasuk akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
